Jumpa Zhang / Zhao di Perempat Final, Alfian / Annisa Tak Gentar

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 02 Jun 2016, 16:01 WIB
Alfian Eko Prasetya/Annisa Saufika berhasil lolos ke babak perempat final Indonesia Open 2016, seusai mengalahkan Belanda Jacco Arends/Selena Piek di Istora Senayan, Kamis (2/6/2016). (Bola.com/Nicklas Hanoatubun).

Bola.com, Jakarta - Ganda campuran Tanah Air, Alfian Eko Prasetya/Annisa Saufika, telah memastikan tiket ke babak perempat final Indonesia Open Super Series Premier 2016 dan akan berjumpa dengan unggulan pertama asal China, Zhang Nan/Zhao Yunlei. Meski di atas kertas kans mengalahkan Zhang/Zhao tak terlalu cerah, Alfian/Anissa mengaku tak gentar.  

Advertisement

Ganda campuran Indonesia peringkat 53 dunia tersebut lolos ke perempat final setelah mengalahkan pasangan Belanda Jacco Arends/Selena Piek dua gim langsung 21-17, 21-18. 

"Set pertama kami belum fokus dan belum menemukan permainan yang pas. Tapi set kedua sudah enak sekali. Servis kami bagus, begitu juga dalam penempatan shuttlecock," kata Alfian, mengomentari permainan mereka melawan Arends/Piek, dalam konferensi pers seusai laga. 

"Setelah itu kami banyak menyerang, karena faktor anginnya pas. Dengan angin seperti ini, main bertahan tidak cocok," timpal Annisa. 

Setelah berhasil melewati dua ujian pertama, kini Alfian/Annisa menghadapi ujian yang sangat berat. Bukan tugas mudah bagi mereka untuk mengalahkan Zhang/Zhao yang merupakan ganda terkuat di dunia saat ini. 

Alfian Eko Prasetya/Annisa Saufika saat melawan pasangan Belanda Jacco Arends/Selena Piek pada laga Indonesia Open 2016 di Istrora Senayan, Jakarta, Kamis (2/6/2016). Alfian Eko Prasetya/Annisa Saufika menang 21-17,21-8. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Namun, Annisa mengaku tak gentar dengan nama besar ganda nomor satu dunia tersebut. Keduanya bertekad tampil all out demi menyegel tiket ke semifinal. Strategi khusus juga sudah disiapkan.  

"Kami belum pernah ketemu Zhang/Zhao. Kami akan coba menyerang terus, kalau tidak tembus yang penting tampil maksimal. Kami harus berani, jangan takut dengan mereka. Apalagi kami akan mendapat dukungan penuh dari publik Istora," kata Annisa.