Persib Cari Waktu yang Pas untuk Latihan selama Ramadan

oleh Nandang Permana diperbarui 04 Jun 2016, 07:00 WIB
Pelatih Persib Bandung, Dejan Antonic saat mendampingi timnya berlatih di Stadion Utama gelora Bung Karno, Jakarta (2/4/2016). (Bola.com/NIcklas Hanoatubun)

Bola.com, Bandung - Pelatih Persib Bandung, Dejan Antonic, belum bisa memastikan program latihan pada selama Ramadan nanti. Sejauh ini Dejan hanya memastikan adanya penurunan intensitas latihan selama Bulan Suci nanti.

Kebiasaan tim Maung Bandung selama ini adalah latihan dua kali sehari. Penurunan intensitas itu bisa jadi frekuensi latihan, bisa juga durasi latihan.

Seperti diketahui, umat muslim seluruh dunia termasuk pemain Persib menjalani ibadah puasa mulai pekan depan. Di Persib, hampir 75 persen dihuni para pemain yang beragama Islam.

Masih kata Dejan, beberapa hal sedang dalam penggodokan tim kepelatihan agar program maupun materi latihan tetap berjalan baik meski sebagian besar pemain dan official tim melaksanakan ibadah puasa.

Advertisement

Sama seperti tim peserta lainnya, tim Pangeran Biru harus tetap berlatih di bulan Ramadan untuk menjaga sentuhan dan perfoma pemain. Pasalnya, bila tidak ada perubahan, selama bulan Ramadan Persib akan melakoni empat pertandingan di Torabika Soccer Championships (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo.

"Kami harus memilih waktu yang pas dan cocok untuk menggelar latihan. Tahun lalu, kami latihan jam 16.00, lalu buka puasa. Tapi, nanti kami lihat, Heri (Kiswanto, asisten pelatih) biasanya yang mengurus semua itu," ungkap Dejan.

Dejan memahami anak asuhannya terutama pemain yang menjalani ibadah puasa bisa jadi mengalami hari-hari berat saat berlatih. Hal itu sudah menjadi rahasia umum karena saat menjalankan ibadah puasa, para pemain tidak mengonsumi makanan dan minuman sehingga jika menjalankan latihan berat, kemungkinan besar cepat kehilangan cairan tubuh.

"Saya menyadari akan berat buat pemain. Kami tak ingin hanya fokus soal latihan, tapi juga harus fokus pada kesehatan pemain. Tapi, saya pikir pemain sudah terbiasa karena sudah lama menjalankan ini (latihan sambil beribadah puasa) sehingga saya pikir tidak akan terlalu banyak masalah," tandas pelatih asal Serbia itu.