Xu Chen / Ma Jin Pertahankan Gelar Indonesia Open

oleh Muhammad Wirawan KusumaOka Akhsan diperbarui 05 Jun 2016, 14:45 WIB
Xu Chen / Ma Jin merebut gelar Indonesia Open kedua mereka setelah mengalahkan pasangan Korea, Ko Sung-hun/Kim Ha-na pada partai final di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (5/6/2016). (AFP/Bay Ismoyo)

Bola.com, Jakarta - Pasangan China, Xu Chen/Ma Jin, keluar sebagai juara Indonesia Open Super Series Premier 2016 setelah mengalahkan wakil Korea, Ko Sung-hyun/Kim Ha-na, pada partai final di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (5/6/2016). Mereka menang dengan skor 21-15, 16-21, dan 21-13.

Advertisement

Pada awal gim pertama, Xu/Ma dan Ko/Kim tampil impresif. Kedua pasangan tak membiarkan lawan unggul jauh. Namun, Ko/Kim banyak melakukan kesalahan sendiri hingga tertinggal 8-11 pada saat interval.

Selepas jeda, Xu/Ma kian menjauh dengan keunggulan 16-11. Meski berusaha mengejar, Ko/Kim tak mampu berbuat banyak. Mereka akhirnya menyerah dengan skor 15-21 pada gim pertama.

Ko/Kim coba bangkit pada gim kedua. Terbukti, mereka dengan mudah unggul 7-2 pada awal gim. Namun, Ko/Kim terlena. Mereka justru kerap membuat kesalahan sendiri. Alhasil, Xu/Ma mampu mengejar hingga 9-10.

Selepas jeda, permainan Ko/Kim membaik. Justru komunikasi antara Xu/Ma menjadi titik lemah. Pasangan China itu kembali tertinggal 18-12. Gim kedua pun menjadi milik Ko/Kim dengan kemenangan 21-16.

Pada gim ketiga, Ko/Kim kembali bermain buruk. Mereka banyak melakukan kesalahan sendiri sehingga membuat Xu/Ma unggul jauh 7-2. Sebelum jeda, Ko/Kim coba mengejar. Namun, mereka tetap tertinggal 6-11. Ko/Kim mencoba mengejar. Namun, gagal. Xu/Chen keluar sebagai juara setelah menang 21-13 pada gim penentuan.

"Kami sebenarnya sempat kesulitan karena pemain Korea itu punya tipe permainan yang cepat. Ma Jin sampai keteteran dalam mengatasi bola-bola lob ke belakang. Namun, saya bisa menutupinya hingga akhirnya kami mampu meraih kemenangan," kata Xu Chen dalam konferensi pers selepas laga.

Ko Sung-hyun mengaku kecewa dengan kekalahan ini. Pasalnya, pada pertemuan terakhir di final Singapura Terbuka 2016, 17 April, Ko/Kim menang dua gim langsung 21-17, 21-14.

"Kami kecewa karena gagal mengulangi hasil di final Singapura Terbuka. Di luar faktor kondisi lapangan yang berbeda, sebenarnya laga tadi berjalan sengit. Makanya kami sangat menyayangkan kekalahan ini. Kami akan melakukan evaluasi untuk melihat apa kekurangan kami tadi," ujar Ko Sung-hyun.

"Saya tak gugup cuma kurang pede saat main di depan net. Selain itu, saat melakukan rotasi kami juga selalu meninggalkan ruang kosong yang bisa dimanfaatkan lawan," tambah Kim Ha-na.

Ini menjadi gelar Indonesia Open kedua buat Xu/Ma. Satu gelar mereka rebut tahun lalu saat mengalahkan Zhang Nan/Zhao Yunlei dengan skor 21-17, 21-16.