Skuat Terlalu Muda, Penyebab Kekalahan Belgia dari Wales

oleh Arie Nugroho diperbarui 02 Jul 2016, 16:52 WIB
Pelatih Belgia, Marc Wilmots, menilai usia para pemainnya yang terlalu muda menjadi penyebab kekalahan melawan Wales pada babak perempatfinal Piala Eropa 2016. (AFP)

Bola.com, Villeneuve-d'Ascq - Timnas Belgia tersingkir pada babak perempatfinal Piala Eropa 2016 setelah kalah dengan skor 1-3 melawan Wales, Jumat (1/7/2016). Pelatih Belgia, Marc Wilmots, menyebut timnya banyak membuat kesalahan pada partai itu.

Advertisement

Bertanding di Stade Pierre-Mauroy, Villeneuve-d'Ascq, Belgia membuka keunggulan melalui gol Radja Nainggolan pada menit ke-13. Namun, Wales mampu menyamakan kedudukan lewat aksi Ashley Williams pada menit ke-31.

Wales mencetak dua gol tambahan pada paruh selanjutnya. Hal Robson-Kanu membawa Wales berbalik unggul 2-1 pada menit ke-55. The Dragons mencetak gol ketiga lewat Sam Vokes (86').

"Kami memiliki strategi bagus. Kami mendominasi dan tampil bagus selama 25 menit awal. Saya bukan tukang sulap. Saya tak bisa menggantikan pengalaman. Para pemain bertahan saya rata-rata berusia 23 tahun," ungkap Wilmots.

"Kami sebenarnya menjadi salah satu unggulan juara. Kami ingin berbicara banyak pada turnamen ini. Tetapi, kegagalan ini tentu saja membuat para pemain terpukul. Kami terlalu banyak membuat kesalahan. Wales tahu cara bermain sepak bola dan memiliki talenta hebat," ia menambahkan.

UEFA melansir, Belgia memiliki 52 persen penguasaan bola. Tim besutan Marc Wilmots itu melepaskan 494 umpan dengan tingkat akurasi 88 persen. Sementara itu, Wales menciptakan 422 umpan. The Red Devils membuat tujuh peluang pada pertandingan ini.

"Mungkin, para pemain merasa ketakutan karena mereka masih muda. Saya tak tahu. Tetapi, saya yang bertanggung jawab terhadap yim dan saya rasa itu merupakan skuat terbaik yang kami miliki," ujar Wilmots.

"Kami memiliki tim inti dan mengambil risiko besar karena membawa banyak pemain muda. Mereka memiliki banyak potensi. Jadi, saya takkan membubarkan tim ini," tegas Marc Wilmots.

Bagi Wales, ini merupakan prestasi terbaik mereka sepanjang sejarah. Wales terakhir kali berpartisipasi pada turnamen mayor pada Piala Dunia 1958. Lawan Wales pada babak semifinal Piala Eropa 2016 adalah Portugal. Laga akan berlangsung di Stadion Parc Olympique Lyonnais, Lyon, (6/7/2016).

Sumber: ESPN