Presiden La Liga Takut Messi Tinggalkan Spanyol

oleh Bola diperbarui 09 Jul 2016, 14:50 WIB
Bintang Barcelona, Lionel Messi, divonis hukuman kurungan penjara selama 21 bulan atas kasus penggelapan pajak. (AFP)

Bola.com, Madrid - Presiden La Liga, Javier Tebas, turut mengomentari vonis 21 bulan penjara atas kasus penggelapan pajak yang dilakukan bintang Barcelona, Lionel Messi, dan ayahnya, Jorge. Tebas khawatir hal tersebut akan membuat La Pulga memutuskan hengkang dari Spanyol.

Advertisement

Messi bersama ayahnya, Jorge, dinyatakan bersalah atas kasus penggelapan pajak pada putusan sidang yang berlangsung Rabu (6/7/2016). Keduanya diklaim telah menggelapkan pajak selama tiga tahun rentang 2007-2009 yang membuat Spanyol mengalami kerugian sebesar 4 juta Euro atau setara Rp 61 miliar.

Selain mendapatkan vonis kurungan penjara, Messi juga harus membayar denda 2 juta euro atau setara Rp 28 miliar. Sementara itu, Jorge Messi didenda 1,5 euro atau senilai Rp 21 miliar.

"Tentu saja, saya takut Messi akan hengkang dari La Liga. Tetapi, satu-satunya hal yang bisa saya katakan padanya adalah kami percaya dia tidak bersalah dan kami senang bisa memiliki dia di kompetisi ini," kata Tebas.

"Saya rasa Messi bukan seorang kriminal. Dia adalah korban dari struktur fiskal yang rusak," ucap Tebas.

Ketakutan Tebas memang cukup beralasan. Tak bisa dimungkiri kehadiran Messi di La Liga cukup membuat kompetisi teratas Spanyol itu menjadi tenar. Sebab, pesona Messi ditambah bumbu persaingannya dengan Cristiano Ronaldo membuat nama La Liga sejajar dengan kompetisi elit lain di Eropa.

Lionel Messi masih bisa mengajukan banding ke Mahkamah Agung Spanyol atas kasus pajak yang menjeratnya. Namun, hingga kini belum ada sinyal dari pemain asal Argentina itu untuk mengajukan permohonan banding.

Sumber: ESPN