Marcio Teruel, Spesialis Tendangan Bebas Siap Memikat Aremania

oleh Iwan Setiawan diperbarui 08 Sep 2016, 09:00 WIB
Marcio Teruel, rekrutan terbaru Arema siap unjuk gigi untuk memikat Aremania. (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Malang - Aremania punya idola baru. Dia adalah Marcio Teruel. Gelandang 30 tahun asal Brasil itu sudah unjuk aksi saat pertandingan melawan Madura United (2/9/2016) pada pekan ke-18 sekaligus laga perdana putaran kedua Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo.

Lantaran baru bergabung, dia masih belum menunjukkan semua skill yang dimiliki. Termasuk kelebihannya sebagai algojo tendangan bebas.

Advertisement

Seperti apa cara dia menunjukkan potensinya di Arema? Pengalaman seperti apa yang didapatkan dengan petualangan barunya di Indonesia? Berikut wawancaranya dengan Bola.com:

Proses perekrutan Anda di Arema sangat cepat. Meski minim adaptasi, permainan Anda tergolong menonjol. Apa rahasianya?
Pengalaman luar biasa. Baru datang dengan perjalanan panjang 30 jam dari Brasil, saya langsung latihan dan main. Ini gila (sambil tertawa). Tapi, saya menikmatinya. Ada semangat karena tim ini punya suporter bagus. Pemain juga terbuka dengan kedatangan saya.

Saya juga banyak dapat informasi tentang tim dari Esteban Vizcarra dan Cristian Gonzales karena mereka bisa bahasa Spanyol. Selain itu, saya ikuti instruksi pelatih. Mulai bertahan, menyerang, atau alirkan bola. Tentu senang dapat kepercayaan meski baru bergabung.

Anda baru diperkenalkan agak terlambat, enam hari setelah bermain melawan Madura United. Ada masalah dengan hal itu?
Tidak masalah karena saya kemarin juga fokus pada pertandingan dan latihan untuk adaptasi dengan tim. Pelatih ingin saya main lebih maksimal di pertandingan selanjutnya.

 

2 dari 2 halaman

Hubungan dengan Marcio Souza

Bagaimana pendapat Anda tentang Aremania dan Kota Malang?
Aremania luar biasa. Tapi, manajer bilang kalau waktu melawan Madura kemarin itu belum seberapa. Ada beberapa pertandingan big match yang biasanya stadion terisi penuh. Saya juga sempat lihat di internet, Arema punya suporter terbesar di Indonesia.

Untuk Malang, saya belum sempat jalan-jalan karena harus persiapan dengan tim. Kemarin setelah pertandingan saya istirahat untuk pulihkan kondisi. Tapi, saya tahu ini kota bagus. Banyak wisata dan makanan bagus. Mungkin minggu depan saya akan bawa keluarga dari Brasil untuk tinggal di Malang.

Debut Marcio Teruel di Arema diawali dengan proses serba kilat. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Dalam rekaman video di Youtube, Anda punya spesialisasi tendangan bebas. Tapi, waktu lawan Madura belum terlihat. Kapan anda memperlihatkan kelebihan itu?
Ya, saya biasanya ambil tendangan bebas di klub sebelumnya. Waktu melawan Madura kemarin sebenarnya ada dua kali peluang untuk tendangan bebas langsung. Tapi, sudah diambil oleh pemain lain.

Tidak masalah karena saya harus berlatih keras untuk memperlihatkan kelebihan itu dalam sesi latihan sehingga nantinya dipercaya jadi algojo tendangan bebas dalam pertandingan.

Dulu Arema juga sempat punya penendang jitu dari Brasil yang nama depannya sama seperti Anda, yaitu Marcio Souza. Anda mengenal dia?
Secara personal saya tidak kenal langsung dengan Marcio Souza. Tapi, saya pernah lihat rekaman pertandingannya di Youtube karena nama depan kita sama. Dia pemain bagus dan tendangan jitu.

Sebenarnya di Brasil banyak pemain dengan kelebihan seperti itu. Saya pun ingin sukses di Arema dengan kemampuan yang saya miliki. Mungkin lain waktu saya bisa mencetak gol lewat tendangan bebas. Tapi, sementara bantu tim untuk menang lebih penting.

Di pertandingan selanjutnya Arema akan melawan Persiba Balikpapan. Tim yang sempat membuat tiga pemain Arema cedera parah di awal TSC. Bagaimana persiapan Anda untuk main di laga keras itu?
Saya sudah dapat informasi tentang lawan selanjutnya. Mereka (Persiba) tim yang main dari menit awal hingga akhir dengan kekuatan dan main keras. Kami yakin kalau main tenang akan bisa memetik satu atau tiga poin.