Myanmar TC 6 Pekan di Eropa agar Makin Pede di Piala AFF

oleh Aning Jati diperbarui 22 Sep 2016, 05:30 WIB
Timnas Myanmar menggelar pemusatan latihan jelang Piala AFF 2016 di Eropa selama enam pekan. (Bola.com/Myanmar Times)

Bola.com, Yangon - Ambisi tinggi diusung Myanmar pada Piala AFF 2016. Sebagai tuan rumah, Timnas Myanmar tidak hanya ingin jadi penggembira melainkan juga memanfaatkan keuntungan sebagai tuan rumah untuk mencatatkan prestasi tertinggi. Hal itu setidaknya bisa dilihat dari persiapan mereka.

Diam-diam, timnas Myanmar proyeksi Piala AFF 2016 sudah meninggalkan negara mereka sejak 10 September lalu. Saat ini timnas asuhan pelatih Gerd Zeise itu sudah berada di Jerman untuk menjalani pemusatan latihan sekaligus serangkaian uji coba.

Advertisement

Tidak tanggung-tanggung, timnas Myanmar akan berada di Eropa enam pekan lamanya karena mereka diagendakan tidak hanya akan berada di Jerman melainkan juga ke Belgia, Siprus, hingga Italia. 

Rangkaian uji coba itu sudah dimulai pada 13 September lalu dengan menjajal EVV Echt (klub Divisi 3 Liga Belanda). Mereka ditahan 1-1.

Terkait hasil itu sang pelatih berujar bila uji coba internasional itu jadi yang pertama bagi beberapa pemain. Gerd Seize juga menekankan bila yang terpenting adalah pengalaman, bukan skor.

"Kami akan bertanding setidaknya dalam tujuh partai uji coba selama pemusatan latihan ini, tapi kami tidak fokus pada hasil. Kami mungkin kalah, mungkin imbang. Kami mungkin juga menang. Tapi, tujuan kami adalah memberikan pengalaman internasional dari pertandingan-pertandingan ini," ujar Zeise seperti dikutip di Myanmar Times, Selasa (20/9/2016).

2 dari 2 halaman

Jadwal uji coba

Gerd Zeise ingin membawa timnas Myanmar ke tingkat lebih tinggi. (Bola.com/AFF)

Pelatih asal Jerman itu menambahkan bila pengalaman internasional bisa meningkatkan kesatuan tim. Bahwa tidak ada yang bisa meningkatkan kerja sama seperti kemampuan memecahkan masalah bila sedang mengunjungi negara-negara asing dalam satu grup.

Buat sebagian kalangan dalam negeri di Myanmar, kebijakan membawa pasukan berlatih dan beruji coba ke negara-negara Eropa terbilang aneh. Pasalnya, Piala AFF merupakan turnamen berskala regional yang hanya diikuti negara-negara di kawasan Asia Tenggara.

Namun, terkait itu sang pelatih sudah punya jawabannya. "Tim-tim Eropa lebih baik dan lebih kuat ketimbang tim di Asia. Jadi, kami akan punya lebih banyak manfaat. Saya juga menganggap perjalanan ke Eropa ini akan membantu para pemain meningkat rasa percaya diri mereka," kata mantan pelatih timnas Myanmar U-19 itu.

Pada Selasa (19/9/2016) timnas Myanmar sudah menjalani uji coba kedua, melawan Koninklijke Berchem (klub Divisi 3 Liga Belgia).

Jadwal selanjutnya adalah menjajal Roda JC Jerkrade U-23 (klub Divisi 1 Liga Belanda) pada Kamis (22/9/2016), VVV-Venlo (klub Divisi 2 Liga Belanda) pada 26 September, serta Patro Eisden (klub Divisi 2 Liga Belgia) pada 28 September 2016.

Kemudian pada 5 Oktober, Myanmar beruji coba dengan timnas Siprus U-21, pada 8 Oktober menjajal Enosis (klub Divisi 1 Liga Siprus) di Siprus. Setelah rangkaian pertandingan-pertandingan itu mereka akan melanjutkan persiapan di Italia.