Tendang Wanita di Valencia, Valentino Rossi Dikritik Marc Marquez

oleh Oka Akhsan diperbarui 19 Nov 2016, 13:00 WIB

Bola.com, Barcelona - Marc Marquez menyalahkan Valentino Rossi terkait kasus tendangan kepada seorang wanita di paddock Sirkuit Ricardo Tormo pada sela-sela gelaran MotoGP Valencia, 12 November 2016. Menurut Marquez, insiden itu tak akan menjadi besar andai Rossi langsung meminta maaf.

"Saya juga pernah menabrak seseorang di paddock, tapi reaksi pertama saya adalah langsung meminta maaf. Yang jadi masalah dalam kasus ini adalah Valentino tak langsung meminta maaf dan terkesan tak memedulikan wanita tersebut," kata Marquez kepada El Partidazo de COPE, Jumat (18/11/2016).

Advertisement

Marquez mengatakan keberadaan fans di paddock merupakan pemandangan yang wajar. Di mata Marquez, pebalap harus bisa menyesuaikan diri dengan kondisi yang kurang menyenangkan tersebut.

"Pasti akan ada banyak fans di paddock kalau balapan digelar di Spanyol, Italia, dan Prancis. Mereka berkerumun di sana karena ingin melihat kami. Jadi, pebalap harus memahaminya," ujar Marquez.

Pernyataan Marquez bertolak belakang dengan komentar Jorge Lorenzo. Lorenzo terkesan mendukung Valentino Rossi dan meminta Dorna membatasi jumlah penggemar yang bisa masuk ke paddock.

"Saat ini terlalu banyak orang di paddock. Kami jadi tak nyaman bergerak sepanjang akhir pekan," ujar Lorenzo dikutip dari elmundo.es, Sabtu (19/11/2016).

Rossi menendang wanita bernama Ana Cabanillas saat sedang mengendarai skuter bersama seorang anggota tim Movistar Yamaha di paddock Sirkuit Ricardo Tormo. The Doctor kesal lantaran Cabanillas yang sedang melakukan selfie dengan tongsis menghalangi jalannya. Usai menendang Cabanillas, Rossi terlihat langsung tancap gas dengan muka masam tanpa meminta maaf.

Valentino Rossi akhirnya meminta maaf kepada Cabanillas via media. Namun, wanita tersebut tetap tak terima karena menganggap Rossi menendangnya dengan sengaja. Dia pun melaporkan dugaan tindak kekerasan yang dilakukan Rossi ke Pengadilan Tinggi Valencia.