Vinales Tolak Ide MotoGP Qatar Tetap Digelar Saat Hujan

oleh Oka Akhsan diperbarui 26 Feb 2017, 08:15 WIB
Beberapa pebalap MotoGP, termasuk Maverick Vinales, keberatan dengan ide balapan seri pembuka musim 2017 di Sirkuit Losail, Qatar, tetap digelar meski turun hujan. (Motorsport)

Bola.com, Barcelona - Pebalap Movistar Yamaha Maverick Vinales kurang setuju dengan ide balapan MotoGP Qatar tetap digelar meski turun hujan. Menurut Vinales, balapan pada malam hari saat hujan bisa menimbulkan masalah, terutama terkait faktor keselamatan.

Balapan MotoGP Qatar digelar pada malam hari. Jika turun hujan, refleksi yang diciptakan lampu penerangan sirkuit dikhawatirkan bisa membahayakan pebalap.

Advertisement

Dengan alasan tersebut, balapan MotoGP Qatar akan ditunda jika turun hujan, seperti yang terjadi pada musim 2009. Kala itu, Race Direction menunda balapan selama sehari karena hujan deras mengguyur Sirkuit Losail.

Namun, penyelenggara MotoGP memutuskan tak akan menunda balapan pembuka musim 2017 di Qatar meski dilanda hujan. Asosiasi Tim Balap Internasional (IRTA) telah menginformasikan hal tersebut kepada seluruh tim pada medio Februari. Hanya kelas Moto2 dan Moto3 saja yang bakal ditunda.

Penyelenggara MotoGP mengambil keputusan tetap menggelar balapan setelah dua anggota Race Direction Loris Capirossi dan Franco Uncini melakukan simulasi lomba di Sirkuit Losail pada malam hari dengan trek yang digenangi air. Keduanya lantas menyimpulkan tak ada refleksi cahaya dari lampu penerangan sirkuit di aspal sehingga tak menimbulkan masalah keselamatan.

Pemasok ban tunggal MotoGP, Michelin, juga telah memastikan bakal membawa ban basah ke Qatar. Pada tahun-tahun sebelumnya, ban basah tak tersedia di Losail karena balapan akan ditunda jika turun hujan.

Namun, beberapa pebalap punya pendapat berbeda. Mereka masih ragu untuk tetap balapan di Qatar dalam kondisi hujan.

"Kami harus tetap ke sana dan mencobanya. Namun, refleksi cahaya dari lampu di aspal saya rasa akan tetap menimbulkan problem," kata Vinales seperti dikutip dari Mundo Deportivo, Sabtu (25/2/2017).

Komentar Vinales didukung pebalap Aspar Ducati, Alvaro Bautista. "Menurut saya sulit untuk tetap balapan dalam kondisi trek basah di Qatar. Refleksi hujan di lampu sorot saja sudah membuat Anda silau," ujarnya.

Pebalap KTM, Pol Espargaro, lebih skeptis daripada Vinales dan Bautista. Dia mengkritik penyelenggara MotoGP yang mengambil keputusan tanpa melibatkan pebalap.

"Keputusan itu harus disetujui semua pebalap. Saya tak mengerti mengapa mereka tak berkonsultasi lebih dahulu dengan kami," tutur Espargaro.

Seri pembuka MotoGP 2017 di Qatar akan digelar pada 26 Maret mendatang. Sebelum itu, Sirkuit Losail akan menjadi tuan rumah tes pramusim resmi terakhir pada 10-12 Maret. Pada tiga tes resmi sebelumnya di Valencia, Sepang, dan Phillip island, Maverick Vinales selalu menjadi yang tercepat.