Lewis Hamilton Bicara soal Status Selebritas dan Tato

oleh Oka Akhsan diperbarui 04 Mar 2017, 12:08 WIB
Pebalap F1, Lewis Hamilton, mengaku tak masalah lebih dikenal sebagai selebritas ketimbang atlet. (Bola.com/Twitter/LewisHamilton)

Bola.com, Jakarta - Lewis Hamilton merupakan pebalap yang memiliki gaya hidup glamor. Sudah menjadi rahasia umum bahwa tiga kali juara dunia F1 itu gemar menghadiri acara peragaan busana terkenal dan bergaul dengan para pesohor dari dunia hiburan.

Pada sela-sela persiapan menghadapi F1 2017, Hamilton kedapatan menghadiri London Fashion Week, Paris Fashion Week, dan Milan Fashion Week. Di Paris, pebalap asal Inggris itu bahkan terlihat menggandeng model Sofia Richie.

Advertisement

Hamilton pun menyandang status sebagai selebritas karena sering terlihat berjalan di karpet merah. Predikat itu ternyata tak membuat Hamilton cemas. Menurutnya, lebih dikenal sebagai selebritas ketimbang atlet justru merupakan hal yang positif.

"Selama tetap berprestasi di lintasan hal itu bukan masalah. Apabila orang-orang mengenali saya baik ketika berada di balik kokpit maupun di karpet merah, maka saya punya modal ketika pensiun," kata Lewis Hamilton seperti dikutip dari situs resmi F1, Sabtu (4/3/2017).

"Mayoritas pebalap dikenali orang saat berada di mobil, tapi tak ada yang tahu siapa mereka ketika berjalan di karpet merah. Itulah alasan mengapa sebagian besar pebalap kembali ke paddock setelah pensiun. Kalau saya punya rencana lain," ujar Hamilton.

Sebagai pecinta fashion, Hamilton selalu berpenampilan trendi. Pebalap Mercedes itu juga memasang tato dan tindik di beberapa bagian tubuhnya agar semakin terlihat keren.

"Tindik berhias berlian di hidung baru saya pasang tiga pekan lalu karena diajak teman. Saya juga memasang tato berupa kata-kata. Saya menyukai kata loyalitas. Jadi saya memasang tato bertuliskan loyalty di lengan. Kini saya juga punya tato bertuliskan God is love di leher. Semua saya lakukan secara spontan tanpa rencana," tutur Lewis Hamilton.