Persib Ungkap Alasan Datangkan Michael Essien - Carlton Cole

oleh Erwin Snaz diperbarui 30 Mar 2017, 13:15 WIB
Persib Bandung mendatangkan dua pemain kelas dunia yakni Michael Essien dan Carlton Cole. (Bola.com/Erwin Snaz)

Bola.com, Bandung - Persib Bandung jor-joran dalam pembelian pemain untuk persiapan menuju Liga 1 2017, April nanti. Setelah mendapatkan mantan pemain Chelsea, Michael Essien, tim berjuluk Maung Bandung ini pun memboyong mantan striker West Ham United, Carlton Cole untuk mengisi lini depan.

Essien diperkirakan mendapat nilai kontrak sekitar Rp 8,5-10 milyar dalam satu musim. Sementara Cole diperkirakan mendapat nilai kontrak sekitar Rp 3-5 milyar dalam satu musim. Hanya saja, Direktur Keuangan yang juga CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Cahyono enggan membeberkan nilai total belanja pemain Persib untuk musim ini.

Advertisement

"Itu rahasia dapur. Saya tidak bisa jawab soal itu. Yang pasti dengan membawa dua pemain ini (Essien dan Cole), Persib ingin juara di Liga satu nanti," ucap Teddy usai sesi perkenalan Carlton Cole di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Bandung, Kamis (30/3/2017).

Teddy mengungkapkan tujuan lebih besar dengan kehadiran Essien dan Cole adalah bisa menularkan ilmu kepada semua pemain Persib. "Mereka berdua pemain yang berpengalaman dan pasti punya ilmu lebih. Kami pun sudah meminta mereka untuk menularkan ilmunya," kata Teddy.

Selain itu, kedatangan dua pemain kelas dunia itu untuk menaikkan level kompetisi di Tanah Air. Menurut Teddy kedatangan pemain kelas dunia membuat Indonesia dilirik dunia sehingga bisa menjadi momentum bagi pemain lain untuk maju.

"Untuk proses mendatangkan Cole pun lebih mudah karena sebelumnya kami sudah mendatangkan Essien. Untuk fasilitas Cole sendiri standar-standar saja, sama dengan pemain lainnya," kata Teddy.

Teddy pun menegaskan bahwa kedatangan Essien dan Cole benar-benar merupakan hasil upaya dan keputusan bersama manajemen Persib, tanpa adanya campur tangan dari sponsor. "Jadi tidak ada hubungannya dengan sponsor. Kami yang "nyetir" sponsor, bukan sponsor yang nyetir kami," ucap Teddy.