Persipura Pilih Datangkan Addison Alves daripada Marquee Player

oleh Aning Jati diperbarui 13 Apr 2017, 17:00 WIB
Persipura memastikan tidak akan menggunakan jasa marquee player. Kini tim Mutiara Hitam sedang menyeleksi Addison Alves. (Bola.com)

Bola.com, Jayapura - Berbeda dengan klub-klub peserta Liga 1 2017 yang menggunakan jasa marquee player, Persipura Jayapura memilih mendatangkan pemain asing "biasa" ke Jayapura. Pemain asing "biasa" yang menarik perhatian Persipura itu adalah Addison Alves.

Dari namanya, mungkin penggemar sepak bola Indonesia sudah tidak asing lagi. Penyerang asal Brasil itu memang sudah pernah berkiprah di kompetisi nasional bersama Persela Lamongan pada 2014-2015.

Setelah berkiprah di Liga Thailand, termasuk bermain di Osotspa FC pada 2015, kini Addison Alves kembali ke Indonesia untuk dijajal kemampuannya oleh tim Mutiara Hitam.

Addison Alves mengikuti latihan pertama bersama Boaz Solossa dkk. pada Kamis (13/4/2017) di Stadion Mandala, Jayapura.

"Saya sudah bertemu dan bicara dengannya. Fisiknya bagus, semangatnya juga bagus. Dia ngotot ingin latihan sore ini," kata Benhur Tomi Mano, Ketua Umum Persipura dalam rilis yang diterima Bola.com, Kamis (13/4/2017).

"Dia pernah bermain di Indonesia jadi gampang beradaptasi. Dia sudah bisa berbahasa Indonesia dan tahu cara bermain Persipura. Apalagi dia kan kelahiran Brasil jadi gaya main tidak jauh dengan permainan kami," lanjut Benhur.

Advertisement

Meski begitu, tim pelatih masih akan mencermati kondisi terkini Addison Alves sehingga sejauh ini status pemain 36 tahun itu masih diseleksi. "Kami akan lihat dalam beberapa hari ke depan, bila cocok langsung kami kontrak," ujar Benhur.

Bila oke, Addison Alves akan jadi pemain asing terakhir tim Mutiara Hitam karena sebelumnya Persipura sudah memiliki Yoo Jae-hoon (Korea Selatan) dan Ricardinho (Brasil).

Di sisi lain, keberanian Persipura menyeleksi Addison Alves tidak terlepas dari suntikan dana yang dikucurkan Bank Papua senilai Rp 7,5 miliar lewat MoU yang terjalin Kamis ini. Kerja sama ini sangat berarti bagi tim Mutiara Hitam setelah Freeport tidak lagi jadi sponsor utama.

Masalah pendanaan tim pun sedikit berkurang dengan kucuran dana Rp 7,5 miliar dari Bank Papua itu. Namun, Persipura memastikan tetap efisien dan efektif dalam menjalankan roda tim di Liga 1 2017. Imbasnya, Persipura hingga hari ini dipastikan tidak akan mendatangkan marquee player. 

Persipura bahkan sudah menegaskan tidak akan menggelar launching tim jelang kick-off musim 2017. "Kami tidak menggunakan marquee player. Untuk launching saja tidak kami lakukan apalagi harus membayar miliaran ruoiah untuk marquee player. Kami akan maksimalkan skuat yang ada saja," kata Bento Madubun, media officer Persipura.