Jumlah Event Asian Games 2018 Lebih Sedikit dibanding di Incheon

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 20 Apr 2017, 17:10 WIB
Presiden Panitia Asian Games Indonesia (INASGOC), Erick Thohir, Kamis (20/4/2017), memastikan jumlah event di Asian Games 2018 akan lebih sedikit dari edisi sebelumnya. (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)

Bola.com, Jakarta - Presiden Panitia Asian Games Indonesia (INASGOC), Erick Thohir, memastikan jumlah event yang dipertandingan di Asian Games 2018 akan kurangi. Menurut Thohir, jumlahnya lebih sedikit daripada event pada Asian Games 2014 Incheon.

Advertisement

"Pak Jusuf Kalla ingin jumlah event di bawah Incheon yakni 439 event. Rencananya sih 431 event yang diinginkan Pak Jusuf Kalla. Dengan demikian, jumlah tersebut tak akan berubah, kemungkinan besar justru bisa berkurang," kata Erick Thorir saat makan siang bersama wartawan di FX Sudirman, Jakarta, Kamis (20/4/2017).

Keinginan Jusuf Kalla selaku Ketua Dewan Pengarah Panitia Asian Games Indonesia mengurangi jumlah event tak terlepas dengan pengurangan cabang olahraga. Efisiensi anggaran menjadi dasar pengurangan jumlah event dan cabor.

"Kondisi keuangan saat ini menuntut adanya efisiensi tanpa mengurangi standar OCA (Dewan Olimpiade Asia). Pertimbangan itulah yang membuat Pak JK ingin jumlah cabor dan event dikurangi," kata Thohir. 

Meski demikian, Erick menilai pengurangan cabor dan event di Asian Games 2018 belum final. "Saat ini INASGOC bersama Kemenpora dan KOI masih memerinci cabor dan event yang akan dikurangi tanpa menutup peluang medali Indonesia," ujar Erick Thohir.

Asian Games 2018 akan digelar pada 18 Agustus - 2 September 2018. Jakarta dan Palembang menjadi tuan rumah event olahraga level Asia tersebut.