Pasoepati Dapat Izin Dukung Persis di Bantul Tanpa Atribut

oleh Ronald Seger Prabowo diperbarui 05 Mei 2017, 12:45 WIB
Pasoepati harus menanggalkan atributnya saat mendukung Persis Solo melawan Persiba Bantul. (Bola.com/Ronald Seger)

Bola.com, Bantul - Persis Solo tak akan berjuang sendirian saat dijamu Persiba Bantul pada lanjutan Grup 4 Liga 2 di Stadion Sultan Agung, Minggu (7/5/2017).

Hal tersebut seiring bakal datangnya suporter Pasoepati ke Bumi Projotamansari. Suporter beratribut merah-merah itu memang mendapatkan kuota 5.000 orang namun tanpa atribut. Keputusan tersebut berdasarkan hasil rapat antara manajemen, panpel dan Polres Bantul.

Advertisement

Wakil Presiden DPP Pasoepati, Ginda Ferachtriawan menjelaskan, pihanya melakukan rapat besar dengan beberapa pentolan Pasoepati, hingga petinggi Korwil. Beberapa hal yang masuk pembahasan adalah langkah agar perjalanan ke Bantul maupun ke Solo aman.

"Kami pastikan teman-teman pasti datang ke Bantul. Apalagi saat ini dalam euforia yang tinggi karena Persis dalam tren positif dan berada di puncak klasemen," kata Ginda, Jumat (5/5/2017).

Dia menjelaskan, pihkanya telah berkoordinasi baik dengan Panpel Bantul dan pihak keamanan setempat. Pasoepati disebutnya perlu adanya pengawalan dari pihak keamanan, agar kemungkinan terburuk tidak terjadi kembali. Sebab unutk menuju ke Bantul harus melewati Sleman dan Yogyakarta.

"Kami berharap pengawalan dari pihak kepolisian sangat diperlukan. Jadi baik berangkat maupun pulang harus satu komando dan mempermudah pihak keamanan," ujar dia.

Menurut Ginda, Pasoepati tak memiliki riwayat bentrok dengan para suporter Persiba Bantul. Hanya saja, yang menjadi masalah adalah suporter dari sekitar Bantul yang kerap berseteru dengan Pasoepati seperti Brajamusti (PSIM Yogyakarta) dan Brigata Curva Sud (PSS Sleman). "Kami rasa pihak keamanan sudah memiliki jalur yang dirasa cukup aman menuju Bantul," ungkapnya.