Nilmaizar Puji Semangat Juang Pemain Semen Padang

oleh Arya Sikumbang diperbarui 14 Mei 2017, 19:30 WIB
Meski gagal mengalahkan Persib, Nilmaizar memuji semangat juang pemain Semen Padang. (Bola.com/Arya Sikumbang)

Bola.com, Padang - Semen Padang dianggap tampil luar biasa saat menjamu Persib Bandung dilanjutan Liga 1 pekan keenam, Jumat (13/5/2017). Tim secara umum bermain taktis dan mampu merepotkan tim Maung Bandung, namun memang gol yang ditunggu-tunggu publik tuan rumah tidak kunjung tercipta hingga wasit menutup pertandingan.

Skor kacamata alias 0-0 menghadirkan kekecewaan mendalam bagi pencinta setia Semen Padang. Pasalnya, pada laga tersebut tiga angka menjadi target satu-satunya tim Kabau Sirah sebagai usaha mengakhiri rekor buruk dari dua pertandingan tandang sebelumnya.

Meski hasil akhir tidak sesuai harapan, perjuangan dan usaha keras pemain mendapat acungan jempol pelatih kepala Nilmaizar. Menurut nakhoda tim kelahiran Payakumbuh itu, semangat juang dan kesungguhan seluruh pemain sedikit banyak menghiburnya.

"Pemain tampil sangat luar biasa. Terlihat sekali tekad mereka untuk menang. Namun, kami hanya bisa berusaha, sedangkan hasil sudah ada yang mengatur," kata Nilmaizar.

Advertisement

Yang menjadi kendala pada pertandingan tersebut, menurut Nil, adalah kuatnya lini belakang tim lawan yang menjelma jadi tembok besar yang sulit diruntuhkan Vendry Mofu dkk.

"Persib menerapkan pola bertahan, sangat sulit mencetak gol jika tim lawan bermain seperti itu. Padahal kami bisa melakukan serangan hingga ke lini belakang mereka," jelasnya.

Meski bermain tanpa gol, Nilmaizar yakin seluruh publik Sumatra Barat melihat betapa luar biasanya perjuangan Semen Padang. Ia menyebut masalah mental yang dikatakan menjadi kendala selama ini, tidak terbukti.

"Banyak yang menilai masalah kami adalah menyangkut mental permainan yang labil. Namun, hal itu tidak benar. Menghadapi Persib kemarin kegagalan kami hanya tidak mencetak gol, sementara menyangkut semangat, mental, dan permainan kami lebih baik," tutur Nilmaizar.

Hal itu dibuktikan sejak babak pertama dimainkan, Semen Padang bermain terbuka dan melakukan pola menyerang hingga beberapa kali mengancam pertahanan Maung Bandung. Hal yang sama juga dilakukan di babak kedua.

"Kami akan terus perbaiki tim ini. Semoga hasilnya jauh lebih baik lagi saat kami menghadapi Bhayangkara FC pada 20 Mei 2017," harap pelatih yang biasa berpenampilan necis itu.