Djanur Minta Mundur, Manajer Persib Terpukul

oleh Erwin Snaz diperbarui 08 Jun 2017, 21:28 WIB
Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, merasa sedih dan terpukul terkait keinginan Djadjang Nurdjaman mundur dari kursi pelatih kepala. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Bola.com, Bandung - Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar mengaku sangat sedih dan terpukul dengan keputusan Djadjang Nurdjaman mundur sebagai pelatih kepala.

Umuh mengatakan, sosok Djanur sangat dekat dan sudah lama bersama-sama di tim Maung Bandung dan membawa Persib juara ISL 2014 setelah 19 tahun tanpa gelar.

"Saya sangat sedih dengan rencana Djadjang mundur karena dia sudah seperti keluarga. Kami bersama-sama, sampai terseok-seok tahun 2013 dan akhirnya 2014 juara. Itu sangat membanggakan sekali karena 19 tahun tanpa gelar bisa tercapai bersama Djadjang," ucap Umuh, Kamis (8/6/2017) di Bandung.

Advertisement

Diakui Umuh, kompetisi Liga 1 masih cukup panjang dan Persib baru kalah dua kali pada partai tandang. "Kami sebenarnya punya 25 pertandingan lagi. Tahun 2014 saja Persib 11 kali kalah tapi pada akhirnya bisa jadi juara. Saya juga heran baru dua kali kalah tapi Djadjang dan saya dihujat habis-habisan," kata Umuh.

Reaksi oknum bobotoh yang ingin menjatuhkan Djadjang sudah seperti direncanakan. Pasalnya, sebelum pertandingan kontra Bhayangkara FC, kata Umuh, sudah terdengar hinaan dan cacian kepada pelatih dan pemain, padahal belum bertanding.

"Saya juga kaget setelah beres pertandingan Djadjang mundur walaupun baru secara lisan di hadapan pemain, saya, dan Pak Teddy (dari PT PBB). Saat saya tanya karena keluarga tidak tahan dengan desakan sebagian bobotoh lewat media sosial," terang Umuh.

Desakan itu, kata Umuh, tidak hanya menimpa Djadjang tapi juga dirinya. "Saya juga heran ini ada apa. Pasti keluarga tidak menerima kalau dihina dan dicaci begitu. Saya menduga desakan ini ada yang mengendalikan. Kejadiannya sama persis seperti tahun 2013 lalu," terang Umuh.

Meski demikian, Umuh mengaku manajemen belum memutuskan soal mundurnya Djanur sebagai pelatih Persib karena hingga saat ini PT PBB belum menerima surat resmi pengunduran diri Djadjang Nurdjaman. "Nanti biar PT PBB yang memutuskan. Sampai saat ini belum menerima surat resminya tapi Djadjang sudah bilang ke saya akan segera dibuat," ungkap Umuh.

Umuh berharap meski nanti tidak ada Djadjang dan dirinya, saat Persib menjamu Persiba Balikpapan, Minggu (11/6/2017), Sergio van Dijk dkk di bawah kendali Asisten pelatih Herrie Setiawan haarus tetap memiliki motivasi tinggi karena masih banyak bobotoh yang setia kepada tim Maung Bandung.

"Walaupun nanti lawan Persiba tidak ada Djadjang dan saya tapi kami berdua tetap memberi motivasi kepada semua pemain agar bangkit. Melawan Persiba, Persib harus bangkit," ucap Umuh.