Bobotoh Persib Menggelar Aksi Damai

oleh Erwin Snaz diperbarui 10 Jun 2017, 18:30 WIB
Puluhan bobotoh Persib membentangkan spanduk dan menyampaikan aspirasi secara damai di depan Graha Persib, Bandung, Sabtu (10/6/2017). (Bola.com/Erwin Snaz)

Bola.com, Bandung - Puluhan bobotoh Persib Bandung mendatangi kantor PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) selaku pengelola Persib di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Bandung, Sabtu (10/6/2017). Mereka melakukan aksi damai dengan membentangkan dua spanduk bertuliskan "bermain dengan sepenuh hati demi sebuah harga diri", dan spanduk dengan tulisan "rumah kita tanggung jawab kita".

Hagi Rizky, koordinator bobotoh aksi damai, mengakui aksi yang dilakukannya bersama rekan-rekannya sebagai bentuk dukungan kepada Persib.

"Kami datang tidak menyalahkan siapa-siapa, tapi mari kita evaluasi dan perbaiki bersama-sama. Ini dukungan moral kepada Persib," ujarnya.

Setelah melakukan orasi di depan Graha Persib, para perwakilan bobotoh aksi damai tersebut diterima Kuswara S. Taryono (komisaris PT PBB), Tony Sucipto, dan Media Officer PT PBB, Irfan Suryadireja.

Advertisement

Tony sangat berterima kasih kepada bobotoh yang mengutarakan aspirasinya untuk memberikan dukungan kepada tim Maung Bandung.

"Dalam tim sebenarnya tidak ada masalah. Mungkin dengan datangnya Michael Essien, ekspetasi bobotoh sangat tinggi. Kami juara ISL 2014 dengan pemain yang tetap, dan kompetisi sekarang banyak pemain baru ditambah pemain muda harus main. Jadi, butuh proses. Saya harap bobotoh percaya kami dan kami tidak ada yang bermain setengah hati," ucap Tony.

Kuswara S. Taryono menegaskan bila memang tidak persoalan apapun di internal tim maupun manajemen. "Kami percaya pada pemain tetap bersungguh-sungguh membela persib. Klausul itu bahkan tertera di kontrak pemain," jelas Kuswara.

Lebih lanjut Kuswara mengungkapkan bila sejauh ini target manajemen tidak berubah, yakni membawa Persib juara. "Perjalanan masih panjang. Putaran pertama masih ada delapan pertandingan. Kami juga ingin selalu menang. Tapi, mungkin di dua laga lalu belum sesuai ekspektasi. Mudah-mudahan di laga selanjutnya bisa menang," ujarnya.

"Saran dari bobotoh akan disampaikan manajemen. Kami ingin persib lebih maju, tidak hanya dari segi bisnis tapi prestasi juga harus berjalan. Masukan apapun kami sampaikan, terima kasih," imbuh Kuswara.

Terkait keinginan pelatih Djadjang Nurdjaman mundur dari jabatannya sebagai pelatih kepala Persib, Kuswara balik menyatakan bila keputusan akhir ada pada Djadjang, apakah ia masih ingin tetap mundur atau membatalkan niatnya.