Dapat Peringatan dari Pelatih, Begini Respons Angga / Ricky

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 22 Jun 2017, 12:30 WIB
Performa Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi yang menunjukkan tren menurun memicu respons tegas dari pelatih Herry Imam Pierngadi. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Bola.com, Sydney - Performa ganda putra, Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi, yang menunjukkan tren menurun memicu respons tegas dari pelatih Herry Imam Pierngadi, yang telah memberikan peringatan. Angga/Ricky pun menanggapi peringatan tersebut setelah tersingkir pada babak pertama Australia Terbuka Super Series 2017, di Sydney, Rabu (21/6/2017). 

“Kami jadikan sebagai motivasi saja, tentunya kami ingin bangkit dan tampil lebih baik,” ucap Angga, seperti dilansir situs resmi PBSI. 

Advertisement

Herry mengatakan prestasi Angga/Ricky jauh dari ekspektasi, apalagi dibandingkan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Pernyataan tersebut dilontarkan Herry setelah ganda putra tersebut tersisih di babak kedua Indonesia Open Super Series Premier 2017 pekan lalu. 

Sepekan berselang, Angga/Ricky ternyata kembali tampil kurang mengesankan. Mereka malah kandas di babak pertama setelah kalah dari ganda Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe (Jepang), dengan skor 21-13, 17-21, 19-21.

“Kami terburu-buru, walaupun sudah ketinggalan jauh, kami berusaha untuk mengejar. Namun akhirnya terlalu nafsu ingin mematikan lawan,” kata Angga yang ditemui di Sydney Olympic Park Sports Centre, setelah kekalahan dari ganda Jepang. 

“Pertahanan lawan kuat, tidak mudah dimatikan. Kami jadi penasaran dan malah buru-buru, kami kurang sabar,” tambah Ricky.

Angga/Ricky saat ini menempati ranking kedelapan dunia. Namun, mereka tahun ini belum mencicipi satu gelar juara pun. Pencapaian tersebut memicu kekecewaan sang pelatih.  

"Menurut saya, Angga/Ricky tidak stagnan, malah menurun. Belakangan ini cara main dan pola mainnya tidak berkembang. Mereka seharusnya kemarin tidak boleh kalah dari Fajar/Rian. Mereka sudah dilewati dua juniornya, Marcus/Kevin dan Fajar/Rian," kata Herry, pekan lalu. 

"Saya sudah memberi peringatan kepada Angga/Ricky untuk berubah. Berubah di sini artinya motivasinya ya, kalau program latihan sih mereka mengikuti, tetapi saya bilang bahwa ini jangan cuma dijadikan rutinitas," imbuh Herry.

Sang pelatih menyatakan akan memutuskan nasib Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi setelah Kejuaraan Dunia 2017 pada Agustus.