Persegres Gembira Aji Saka Boleh Pulang dari Rumah Sakit

oleh Zaidan Nazarul diperbarui 13 Jul 2017, 19:45 WIB
Kiper Persegres Gresik United, Aji Saka, saat mendapat perawatan di RS Ibnu Siena, Gresik. (Bola.com/Fahrizal Arnas)

Bola.com, Gresik - Setelah mendapatkan perawatan medis secara intensif, kondisi Aji Saka terus membaik. Kiper Persegres Gresik United itu sudah diperbolehkan pulang dari Rumah Sakit Ibnu Siena, tempat Aji dirawat, Kamis (13/7/2017). Kabar ini tentu membuat lega seluruh komponen Persegres yang sebelumnya dilanda kecemasan.

Aji sempat kejang-kejang setelah kepalanya terbentur tiang gawang saat berupaya mengamankan gawang dari ancaman pemain Arema FC dalam laga pekan ke-14 Liga 1 2017 (12/7/2017) di Stadion Tri Dharma Petrokimia, Gresik. Akibat insiden ini, Aji tidak sadarkan diri dan harus dilarikan ke rumah sakit.

"Kondisi Aji sudah membaik. Siang tadi sudah boleh pulang ke rumah. Kemarin sempat cedera kepala ringan dan kejang. Sudah kami periksa dengan CT Scan, hasilnya tidak ada masalah serius semacam pendarahan otak atau lainnya," ujar Hilman Mayantana, dokter tim Persegres.

Kepala bagian kanan Aji yang terbentur tiang memang masih memar, namun dari hasil observasi yang dilakukan dokter ahli bedah saraf, tidak terjadi apa-apa. Indikasinya, tidak ada kejang susulan, nyeri di bagian kepala yang terbentur juga berkurang, dan tidak ada tanda-tanda lain yang bisa membahayakan keselamatan Aji.

Aji juga mengakui, pusing akibat benturan di kepalanya sudah mereda. "Saya tidak tahu apa yang terjadi saat itu. Saat terbangun, saya baru sadar kalau saya sudah di rumah sakit. Saya ucapkan terima kasih kepada teman setim, ofisial, dokter Hilman, dan para pemain Arema yang sudah menolong saya. Saya baru tahu kalau saya sempat kejang-kejang dari berita yang saya baca, serta video rekaman pertandingan," ujar Aji.

Advertisement

Rekan satu tim, ofisial, pelatih, dan manajemen sempat menjenguk Aji ketika masih di rumah sakit, Kamis (13/7/2017) pagi. Mereka lega sekaligus senang melihat sang kiper sudah sadar.

Maklum, mereka sempat terpukul ketika melihat Aji kejang-kejang di lapangan. Bahkan I Gusti Rustiawan sempat menangis karena tidak tega melihat rekan satu timnya seperti itu.

"Saya terguncang setelah melihat retina di matanya tidak tampak dan tubuhnya kejang-kejang. Sebelumnya saya tidak pernah melihat kejadian seperti itu. Jadi begitu tahu dia sadar, saya merasa lega," ujar Gusti, yang sempat ditenangkan oleh rekannya yang lain karena tidak kuasa menahan tangis sesaat setelah Aji dibawa ambulans ke rumah sakit.

Kabar baik itu juga membuat pelatih Persegres Gresik United, Hanafi, senang. Pasalnya, ia sempat khawatir keselamatan anak buahnya itu tidak tertolong. Selain rasa kemanusiaan, kehilangan mantan kiper Persis Solo itu tentu kerugian besar bagi Persegres Gresik United.

Sebab, terbukti Aji bisa diandalkan, lebih-lebih, setelah Satria Tama bergabung dengan pemusatan latihan Timnas U-22, Persegres Gresik United hanya menyisakan Aji dan Fitrul Dwi Rustapa. Di sisi lain, penampilan Fitrul masih angin-anginan.