Maverick Vinales Ajukan Permintaan Khusus ke Yamaha

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 25 Jul 2017, 09:20 WIB
Pebalap Movistar Yamaha, Maverick Vinales, berharap penampilan motornya bisa seperti di awal musim jika ingin menjadi juara MotoGP 2017. (AFP/Robert Michael)

Bola.com, Formentera - Pebalap Movistar Yamaha, Maverick Vinales, mengklaim punya peluang besar meraih gelar juara dunia MotoGP 2017. Namun, menurutnya misi tersebut hanya bisa terwujud jika timnya mampu memberikan setelan motor yang tepat seperti pada awal musim.

Advertisement

Vinales tak terbendung pada dua balapan awal MotoGP 2017. Pebalap asal Spanyol itu menyegel kemenangan di MotoGP Qatar dan Argentina. Namun, pada balapan ketiga dan keempat performa Vinales menurun karena gagal finis di MotoGP Amerika dan meraih peringkat keenam di MotoGP Spanyol.

Vinales kemudian bangkit dengan menjadi juara di MotoGP Prancis. Adapun podium terakhir yang mampu diraih Vinales terjadi di MotoGP Italia setelah finis di urutan kedua.

Sejak saat itu hingga paruh musim 2017, Vinales belum lagi naik podium. Pada balapan terakhir di MotoGP Jerman, Vinales hanya finis di urutan keempat.

"Rencananya adalah melakukan perubahan jika kami ingin penampilan seperti pada balapan di awal-awal musim seperti di Qatar dan Argentina. Kami harus membuat motor bekerja seperti sebelumnya. Jika kami bisa melakukannya, maka kami akan finis di di depan, memenangi balapan, dan kejuaraan," kata Vinales seperti dikutip Crash, Senin (24/7/2017).

Vinales saat ini berada di posisi kedua klasemen sementara dengan raihan 124 poin. Pebalap asal Spanyol itu berjanji mengerahkan kemampuan terbaik untuk meraih hasil positif di sembilan seri tersisa di kalender MotoGP 2017.

"Ini menjadi tahun pertama untuk saya berjuang di papan atas klasemen kejuaraan dan mencoba untuk memberikan yang terbaik. Terkadang memang Anda finis di urutan keempat, keenam, dan seperti di Assen saya ingin menang namun akhirnya terjatuh," Vinales.

Balapan selanjutnya akan digelar di Sirkuit Brno pada ajang MotoGP Ceska. Balapan di sirkuit dengan panjang 5,403 km itu menjadi yang ketiga bagi Maverick Vinales di kelas MotoGP. Pada dua edisi sebelumnya, dia menelan hasil kurang memuaskan yakni gagal finis pada di 2015 dan meraih peringkat kesembilan pada 2016.