Yamaha: MotoGP Jepang Krusial bagi Maverick Vinales

oleh Oka Akhsan diperbarui 02 Okt 2017, 08:10 WIB
Pebalap Movistar Yamaha, Maverick Vinales, membutuhkan hasil bagus pada MotoGP Jepang di Twin Ring Motegi, 15 Oktober 2017. (Bola.com/Twitter/YamahaMotoGP)

Bola.com, Aragon - Manajer tim Movistar Yamaha, Massimo Meregalli, meyebut MotoGP Jepang pada 15 Oktober 2017 sangat krusial bagi Maverick Vinales. Menurut Meregalli, balapan di Twin Ring Motegi berpotensi menentukan posisi Vinales dalam pertarungan perebutan titel MotoGP 2017.

Advertisement

Vinales masih berpeluang menjadi juara dunia meski sudah puasa kemenangan dalam sembilan seri terakhir. Dia terakhir kali naik podium teratas pada seri kelima di Le Mans, Prancis, 21 Mei.

Gagal naik podium pada dua balapan terakhir di San Marino dan Aragon, Vinales pun tertahan di peringkat ketiga klasemen sementara dengan 196 poin. Dia tertinggal 28 poin dari sang pemuncak klasemen, Marc Marquez (Repsol Honda), dan 12 angka di belakang Andrea Dovizioso (Ducati) dengan empat seri tersisa.

Banyak pihak menilai balapan berikutnya di Jepang bisa jadi merupakan peluang terakhir Vinales untuk menjaga asa juara. Akan tetapi, Meregalli tak sependapat dengan anggapan tersebut.

"Salah satu kans terakhir iya, tapi saya pikir itu bukan yang terakhir," kata Meregalli seperti dikutip dari situs Motorsport edisi Prancis, Minggu (1/10/2017).

Tiga balapan ke depan akan digelar secara beruntun di Jepang, Australia, dan Malaysia. Meregalli mengakui sulit bagi Maverick Vinales mengejar Marquez karena Si Bayi Alien sedang dalam performa bagus dengan memenangi empat dari enam balapan terakhir.

Namun, Meregalli tetap optimistis Vinales mampu memangkas poin Marquez pada tiga balapan ke depan. Dia berkaca dari hasil tes pramusim di mana Vinales sangat dominan di Australia dan Malaysia.

"Pada musim dingin Maverick sangat kuat selama tes di Australia dan Malaysia. Tak mudah mengambil poin dari Marquez, tapi kami akan mencoba melakukan segala yang kami bisa. Jika kondisi aspal di Motegi bagus seperti pada tahun-tahun sebelumnya, kami juga berpeluang tampil kompetitif di sana," ujar Meregalli.

"Semoga setiap kilometer yang telah dilahap pebalap penguji kami di sana bakal terbayar. Itulah alasan mengapa kami tak menunjuk (Katsuyuki) Nakasuga sebagai pengganti Valentino Rossi yang diragukan tampil karena cedera di Aragon karena saat itu dia sedang melakukan tes di Motegi," tutur Meregalli.

Maverick Vinales mencatat hasil bagus di Motegi saat masih membalap untuk Suzuki pada musim lalu. Kala itu, Vinales berhasil naik podium setelah finis di posisi ketiga.