Kecewa 2 Kali, Gelandang Persib Kritik Wasit Asing

oleh Muhammad Ginanjar diperbarui 11 Okt 2017, 20:05 WIB
Gelandang Persib Bandung, Raphael Maitimo melontarkan kritik kepada wasit asing. (Bola.com/Muhammad Iqbal Ichsan)

Bola.com, Bandung - Persib Bandung dipastikan tidak akan diperkuat Raphael Maitimo saat bertandang ke markas PSM Makassar di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Minggu (15/10/2017). Akumulasi kartu kuning menjadi alasannya.

Saat ini sudah lima kartu kuning dikantongi Maitimo. Tiga kartu kuning didapatkan saat menghadapi Gresik United, Bali United dan Persija Jakarta. Dua sisanya didapatkan saat melawan Bhayangkara FC dan terakhir Barito Putera.

Advertisement

Pemain bernama lengkap Raphael Guilermo Eduardo Maitimo mengaku sedikit kecewa dengan kartu kuning kelimanya yang didapat saat menjamu Barito Putera di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, Senin (9/10/2017) lalu. Pasalnya tidak ada pelanggaraan berat yang terjadi tepat pada menit ke-70.

"Bisa dilihat, tidak ada pelanggaran, tidak apa-apa. Cuma karena pemain Barito minta kartu kuning untuk saya dan wasit kasih kartu kuning untuk saya," ujar Maitimo di Mes Persib, Jalan Ahmad Yani Bandung, Rabu (11/10/2017).

Pemilik nomor punggung 10 ini pun tak segan menilai kinerja wasit Nurgazy Cholponbaev yang memimpin laga tersebut sangat buruk. Apalagi tepat di menit ke-8, gol yang sempat disarangkannya ke mulut gawang lawan malah dianulir karena dinilai lebih dulu off-side.

"Saya mungkin lihat 20 kali video gol saya. Memang tangan saya off-side, tapi menurut regulasi FIFA dilihat posisi kaki. Kaki satu garis dan kaki kiri masih dibelakang pemain belakang terakhir Barito," sesalnya.

Seharusnya, lanjut Maitimo PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi lebih jeli dalam memilih wasit asing. Sebab wasit asal Kirgystan tersebut nyatanya memiliki kinerja lebih buruk dibandingkan wasit lokal yang ada di Indonesia.

"Saya lihat wasit dari Uzbekistan, Kirgystan lebih bagusan wasit lokal dibandingkan mereka. Saya punya teman main di Kirgystan, dia juga bilang kurang bagus wasitnya. Kalau mau wasit asing, menurut saya lebih bagus dari Australia atau negara lain. Harus level atas dari Indonesia, itu opini saya," tegasnya.

Meski demikian, pemain naturalisasi asal Belanda ini enggan larut dalam kekecewaan. Ia hanya ingin membenahi diri agar bisa memberikan kontribusi yang positif untuk Persib. Sebab sejauh ini timnya bisa dikatakan terpuruk usai mengalami lima kali hasil imbang secara berturut-turut.

"Kami harus lanjutkan seperti biasa, fokus lagi untuk main kasih terbaik untuk tim. Tapi tidak enak juga, tidak bisa tidur, pertama kami tidak bisa menang dan gol saya dianulir," pungkasnya.

Berita Terkait