Manajemen Persegres Bungkam soal Tunggakan Gaji Pemain

oleh Zaidan Nazarul diperbarui 26 Okt 2017, 10:45 WIB
Kiper Persegres, Satria Tama, berada di bangku cadangan saat pertandingan melawan Persija pada laga Liga 1 Indonesia di Stadion Patriot, Bekasi, Sabtu (14/10/2017). Persija menang 5-0 atas Persegres. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Gresik - Menjelang berakhirnya kompetisi Liga 1 2017, kabar soal kasus tunggakan gaji pemain, pelatih dan ofisial Persegres Gresik United belum juga reda.

Bila persoalan tak selesai hingga kompetisi berakhir, bisa dipastikan beban penderitaan klub berjulukan Laskar Joko Samudro itu bertambah besar. Isu soal tunggakan gaji ini sebetulnya bukan hal baru. Sebab, menjelang akhir putaran pertama Liga 1 2017, masalah ini sudah muncul ke permukaan.

Advertisement

Hal ini pula yang menyebabkan seabrek pemain memilih hengkang ke klub lain ketika jendela transfer kedua dibuka. Hingga kini, isu tersebut masih saja santer. Sayang, tak satu pun personel di Persegres yang bersedia buka suara.

“Itu bisa ditanyakan langsung ke manajemen. Kami tidak punya kapasitas untuk menjawabnya,” ujar Hanafi, pelatih Persegres.

Namun Hanafi menunjukkan indikasi lain yang menggambarkan masalah itu masih belum beres. “Kalau mainnya anak-anak seperti itu, bisa diraba sendiri sebenarnya ada apa di dalam tim ini,” sebut Hanafi lagi.

Sayang ketika dikonfirmasi, tak satu pun jajaran manajemen Persegres yang mau menjawab masalah ini. Mereka seakan kompak untuk tutup mulut rapat-rapat meski hal ini sudah menjadi rahasia umum.

Tak hanya manajemen, para pemain juga memilih bungkam. Ada kemungkinan, mereka tak ingin berpolemik sebelum kompetisi benar-benar berakhir.

Layaknya musim lalu, tak ada satu pun pemain yang mau buka suara selama TSC 2016 bergulir. Namun, beberapa pemain akhirnya berteriak karena hingga lebih dari satu bulan turnamen semi kompetisi itu usai, sisa gaji mereka yang ditunggak belum juga dibayar.

"Jangan tanya saya soal tunggakan gaji, silahkan ditanyakan ke manajemen. Tugas kami hanya main, selain itu bukan kewenangan kami,” tutur Yusuf Efendi, salah satu pemain pilar Persegres.

Sumber Bola.com di lingkar dalam Persegres menyebutkan, gaji pemain yang ditunggak sampai saat ini beragam. Namun, ia memastikan hak pemain yang belum dibayarkan berada di kisaran 1-2 bulan gaji, tidak ada yang lebih.

“Benar kalau gaji pemain sampai saat ini masih ditunggak. Ini masalah klasik yang sudah terjadi sejak putaran pertama. Memang sebagian besar sudah dibayar, tapi sampai sekarang masih ada sisa tunggakan yang belum dibayar,” ungkap sumber Bola.com yang minta identitasnya disimpan itu.

Berita Terkait