Inter Milan Atur Strategi agar MU Gagal Dapatkan Ivan Perisic

oleh Liputan6.com diperbarui 28 Okt 2017, 22:03 WIB
Winger Inter Milan, Ivan Perisic. (AFP/Miguel Medina)

Jakarta - Inter Milan berencana melakukan beberapa langkah strategis agar Manchester United tak bisa mendapatkan Ivan Perisic. Inter Milan berharap Perisic bisa bertahan dan menjadi poros kekuatan bagi tim asal kota Milan tersebut.

Advertisement

Inter Milan memaparkan neraca keuangan mereka, Jumat (27/10/2017), dalam rangka memenuhi peraturan Financial Fair Play (FFP). I Nerazzuri terhindar dari sanksi UEFA tanpa harus menjual bintang mereka, Ivan Perisic, kepada Manchester United di bursa transfer musim panas lalu.

Sekadar informasi, Inter Milan harus memperoleh keuntungan 35 juta euro sampai Agustus lalu untuk menutupi pengeluaran mereka di bursa transfer 2016 lalu. Saat itu, tawaran datang dari Manchester United sebesar 35 juta euro untuk Perisic. Namun, Inter Milan menolak dan meminta harga 55 juta euro.

Pada saat bersamaan, Inter Milan melepas sejumlah pemainnya, seperti Gianluca Caprari ke Sampdoria dengan harga 15 juta euro atau untung 9,3 juta euro. Sementara itu, Juan Jesus dilego ke AS Roma seharga 6,8 juta euro dan Fabio Guelfi ke Atalanta dengan nilai transfer 6 juta euro.

Kemudian, Inter Milan juga menjual Ever Banega, Andrew Gravillon, Federico Dimarco, Senna Miangue, dan Daniele Bessa. Penjualan kelima pemain ini menghasilkan 44 juta euro.

Akun yang dipaparkan ini tak termasuk pembelian dan penjualan di Agustus lalu. Jadi, perekrutan Dalbert Henrique, Borja Valero, Milan Skriniar, dan Matias Vecino, tidak dihitung di dalamnya.

Selanjutnya, setelah mempertahankan Perisic, Inter Milan memperpanjang kontrak winger 29 tahun itu hingga Juni 2022.

Sementara itu, pembelian Gabriel Barbosa atau yang dikenal dengan Gabigol dari Santos menghabiskan dana sebesar 33,5 juta euro. Sebesar 3,6 juta euro di antaranya adalah untuk agen si pemain.

Sayangnya, Gabigol gagal bersaing musim lalu dan tak sekalipun diturunkan sebagai starter. Ia akhirnya dipinjamkan ke Benfica musim panas lalu.

Sejumlah pembelian lainnya yang membuat pengeluaran Inter Milan membengkak adalah Joao Mario dari Sporting CP dan Antonio Candreva (23,6 juta euro). (Abul Muamar)

Saksikan cuplikan pertandingan dari Liga Inggris, La Liga, Liga Champions, dan Liga Europa, dengan kualitas HD di sini

Berita Terkait