Liga 2: Hantam PSMP, PSIS Semringah Keluar dari Kemelut

oleh Ronald Seger Prabowo diperbarui 19 Nov 2017, 05:30 WIB
Para pemain PSIS Semarang merayakan gol Hari Nur Yulianto saat melawan PS Mojokerto pada laga 8 besar grup Y Liga 2 Indonesia di Stadion GBLA, Bandung, Sabtu (18/11/2017). PSIS Semarang menang 3-0. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Bola.com, Bandung - PSIS Semarang perlahan keluar dari lubang jarum. Tim Laskar Mahesa Jenar membuka peluang lolos ke semifinal Liga 2 usai menang telak, 3-0 atas PSMP Mojokerto Putra dalam lanjutan 8 besar Grup Y di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (18/11/2017).

Tiga gol kemenangan PSIS disumbangkan bek tengah, M Rio Saputro serta dua striker Aldaier Makatindu dan Hari Nur Yulianto. Dengan hasil itu, tim asuhan Subangkit mengoleksi tiga poin dari dua pertandingan. Untuk ke semifinal, mereka hanya membutuhkan hasil seri saat bertemu PSPS Riau di arena yang sama, Selasa (21/11/2017).

Advertisement

Kebetulan, PSPS juga beru mengoleksi tiga poin setelah takluk dari Persebaya Surabaya. Jika nantinya laga berakhir seri, PSIS Semarang unggul selisih gol atas skuat asuhan Marwal Iskandar tersebut.

''Kami bersyukur kemenangan ini membuka jalan ke semifinal. Hasil ini berkat kerja keras seluruh pemain di lapangan,'' ungkap Subangkit usai pertandingan.

Mantan pelatih Mitra Kukar itu menjelaskan, kunci kemenangan terletak para para pemain yang menjalankan instruksi dengan baik. Terutama tekanan  tinggi terhadap lawan yang berjalan maksimal.

Menurutnya, Haudi Abdillah dkk. memang diberi arahan untuk menekan PSMP sejak pertama menguasai bola.''Pressure tinggi memang kami lakukan mulai pemain depan. Itu terbukti efektif karena pemain lawan akhirnya tertekan dan membuat kesalahan dan bebuah gol,'' ujar pelatih asal Pasuruan itu.

Sementara Haudi Abdillah membenarkan jika faktor kemenangan adalah strategi pelatih yang berjalan dengan baik. Meski tenaga sempat terkuras di 10 menit terakhir, namun para pemain terus menunjukkan kemauan untuk menang.''Alhamdulillah bisa meraih kemenangan. Saya mengapresiasi atas kerja keras dan disiplin teman-teman selama pertandingan,'' kata mantan pemain PON Jateng itu.