Persipura Terancam Absen di Piala Presiden 2018

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 16 Des 2017, 06:02 WIB
Ilustrasi - Persipura Jayapura masih belum pasti mengikuti Piala Presiden 2018. (Bola.com/Nick Hanoatubun)

Bola.com, Jayapura - Persipura Jayapura terancam tidak mengikuti Piala Presiden 2018. Belum jelasnya sponsor yang akan mendukung tim berjulukan Mutiara Hitam itu mengarungi musim 2018 membuat manajemen klub enggan mengambil risiko untuk mengikuti turnamen pramusim tersebut.

Permasalahan yang dialami Persipura di awal musim 2017 kembali menjadi beban jelang musim 2018 bergulir. Klub yang bermarkas di Jayapura itu masih harus berkutat dengan permasalahan sponsor yang akan sangat membantu persiapan tim, termasuk untuk urusan merekrut pemain asing dan pelatih.

Advertisement

Permasalahan itu juga akhirnya berimbas kepada munculnya wacana Persipura tak akan mengikuti Piala Presiden 2018. Ketua Umum Persipura, Benhur Tomy Mano, mengatakan kontrak pemain pun masih menunggu sponsor, apalagi untuk mengikuti turnamen pramusim yang rencana akan digelar pada Januari 2018 itu.

"Hingga kini manajemen Persipura sama sekali belum melakukan kontrak dengan Boaz Solossa cs. Dengan belum ada sponsor, kami belum tentu bisa mengikuti turnamen pramusim, yaitu Piala Presiden 2018," ujar Benhur Tomy Mano, Jumat (15/12/2017).

Saat ini Persipura terus gencar mendekati PT Freeport Indonesia dan Bank Papua untuk menjadi dua sponsor utama. Khusus untuk PT Freeport, Benhur Tomy Mano pun menegaskan agar ada timbal balik antara perusahaan asing tersebut dengan masyarakat Papua.

"Jangan hanya mengambil keuntungan di Papua, tetapi bagaimana ada timbal balik antara perusahaan tersebut dengan masyarakat Papua," ujar Benhur Tomy Mano yang dalam hal ini menyebut Persipura merupakan kebanggaan masyarakat Papua.

PT Freeport Indonesia sudah memanggil manajemen Persipura untuk melakukan pembicaraan awal di Jakarta. Manajer tim Rudi Maswi dan Bento Madubun (Media Officer) menjadi perwakilan tim yang berangkat ke Jakarta untuk melakukan pembicaraan.

Dengan adanya pembicaraan tersebut, Benhur Tomy Mano pun optimistis Freeport akan menjadi sponsor utama Persipura pada 2018. Sementara itu, manajemen Tim Mutiara Hitam juga masih menunggu besar nilai sponsor yang juga akan diberikan oleh Bank Papua untuk musim 2018.

"Saya yakin 100 persen, PT Freeport akan mensponsori Persipura untuk musim 2018. Dana yang kami estimasi untuk satu musim depan akan sama seperti tahun lalu, yaitu berkisar antara Rp 30 hingga 35 miliar," ujar Benhur Tomy Mano.