Cristian Gonzales Kaget Aris Budi Prasetyo Jadi Anggota Dewan

oleh Iwan Setiawan diperbarui 09 Jan 2018, 18:45 WIB
Cristian Gonzales bertemu dengan Aris Budi Prasetyo. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Malang - Striker Arema FC, Cristian Gonzales, baru saja merampungkan turnamen sepak bola bertitel El Loco Cup 2018 dengan sukses. Di balik turnamen untuk pemain usia 10-17 tahun yang berlangsung dua hari (6-7 Januari 2018) di Lapangan Kalirusak, Lawang, Kabupaten Malang tersebut, dia sempat bereuni dengan mantan rekannya di Persik Kediri, Aris Budi Prasetyo, saat acara pembukaan.

Keduanya bermain di Kediri pada musim 2007-2008. "Kami berdua pernah main bersama. Saya baru tahu waktu pembukaan turnamen kemarin kalau dia ikut mendampingi tim dari Pasuruan," kata Gonzales.

Advertisement

Pertemuan keduanya tidak berlangsung lama. Namun, Gonzales dan Aris terlihat sangat akrab. Aris sempat mengajak Gonzales untuk foto bersama dengan tim SSB Aris Putra yang dibawanya ikut turnamen kelompok usia 10 tahun.

Dia sempat memanggil anaknya yang ikut bermain untuk foto bersama Gonzales. "Dia pemain luar biasa yang masih bisa bertahan di level kompetisi teratas Indonesia. Karena itu dia bisa jadi contoh pemain muda sekarang untuk bisa awet bermain bola," tutur Aris.

Tetapi selama reuni, ternyata Gonzales belum tahu jika Aris merupakan anggota DPRD Kota Pasuruan. Dia baru tahu ketika Bola.com bertanya apakah dia tidak tertarik untuk berkarer di dunia politik seperti Aris.

"Saya tidak tahu kalau sekarang dia anggota dewan. Di kota Malang atau mana?" tanya Gonzales.

Beberapa waktu lalu sebenarnya Gonzales sempat dipinang sebuah partai politik untuk bergabung. Namun, saat ini El Loco masih ingin fokus bermain. Dia belum terbesit banting setir ke kancah politik. "Mungkin istri saya yang bisa di bidang politik," candanya.

Sebenarnya tidak sedikit mantan pemain sepak bola yang akhirnya terjun ke dunia politik. Selain Aris, ada pemain asal Papua, Jack Komboy, yang juga jadi anggota dewan setelah gantung sepatu.

Maklum, pemain sepak bola profesional sudah memiliki modal popularitas sehingga mudah untuk menarik simpati. Mereka tinggal mempelajari ilmu politik untuk menjalankan amanah masyarakat.

Di sisi lain, Aris Budi Prasetyo mulai jadi anggota dewan pada 2014. Sebelum terpilih, dia juga tak akrab dengan dunia politik. Namun, perlahan dia bisa memahaminya.

Berita Terkait