PSSI dan INASGOC Gelar Rapat perihal Test Event Asian Games 2018

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 23 Jan 2018, 13:15 WIB
Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Bola.com, Jakarta - Test event Asian Games 2018 untuk cabang olahraga sepak bola yang rencananya digelar pada Februari 2018 dipastikan batal. Namun, PSSI dan INASGOC masih tetap bertemu dan membahas kemungkinan untuk menggelar test event setelah venue yang digunakan untuk sepak bola rampung direnovasi.

PSSI dan INASGOC menggelar pertemuan untuk membahas persiapan menuju Asian Games 2018 pada Senin (22/1/2018). Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, menegaskan saat ini masih terus berkoordinasi dengan INASGOC terkait penyelenggaraan test event Asian Games 2018 mengingat pentingnya kegiatan tersebut digelar di stadion yang jadi venue cabang olahraga sepak bola di Asian Games 2018. 

Advertisement

"PSSI dan INASGOC terus berkoordinasi untuk memutuskan kapan waktu tepat menyelenggarakan test event. Kami tahu yang paling utama untuk test event itu adalah menguji venue. Alasannya, saat ini venue itu masih dalam tahap renovasi dan infonya baru akan selesai pada Juni 2018," ujar Ratu Tisha.

"Akan ada rapat dengan kementerian terkait dan pemerintah pada pekan depan agar kami bisa mendapatkan jadwal pasti kapan venue siap digunakan sehingga kami bisa menentukan tanggal test event. Dari sana bisa dipastikan apakah test event bisa digelar atau tidak," lanjut Ratu Tisha.

INASGOC memang sempat menawarkan Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, sebagai venue untuk menggelar test event sepak bola. Namun, bagi PSSI yang terpenting adalah memastikan venue sebenarnya di Asian Games 2018, yaitu Stadion Patriot Candrabhaga, Stadion Pakansari, Stadion Wibawa Mukti, dan Stadion Gelora Bandung Lautan Api bisa diuji sebelum turnamen sebenarnya digelar.

"Kita semua sama-sama mengetahui venue yang dipakai untuk Asian Games itu ada empat dan kini tengah menjalani proses renovasi. Apabila test event digelar di luar keempat venue tersebut, esensi objektivitas berkurang karena yang kami inginkan dari test event itu adalah untuk mengetahui bagaimana kesiapan venue itu. PSSI dan INASGOC kini menunggu koordinasi dengan pemerintah soal kapan keempat stadion itu rampung sehingga bisa menyesuaikan jadwalnya," imbuh Ratu Tisha.

Di sisi lain, setelah kepastian test event sepak bola batal digelar pada Februari 2018, Timnas Indonesia U-23 rencananya hanya akan melakukan pemusatan latihan untuk mengisi slot persiapan pada Februari. Selain pemusatan latihan, manajemen Timnas Indonesia U-23 berencana menyisipkan uji coba di tengah-tengah pemusatan latihan pada Februari mendatang.

 

Berita Terkait