Atlet Voli Mengeluhkan Kondisi Wisma Atlet Asian Games 2018

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 13 Feb 2018, 19:55 WIB
Fasilitas kamar dengan dua tempat tidur di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (12/2/2018). (Bola.com/Asprilla Dwi Adha)

Bola.com, Jakarta - Pemain tim nasional voli Indonesia 2, Sigit Ardian, mengeluh dengan kondisi kamar yang ditempatinya di Wisma Atlet selama test event Asian Games 2018. Dia menyebut  mengaku kamar yang ditempatinya sangat tidak nyaman.

Seperti diketahui, pemerintah Indonesia telah membangun wisma atlet untuk Asian Games 2018 di kawasan Kemayoran, Jakarta. Bangunan tersebut berdiri di tanah seluas 10 hektare dengan total 10 menara.

Advertisement

Dari jumlah tersebut, tiga menara di antaranya merupakan aset milik negara atas nama Menteri Sekretariat Negara yang masing-masing memiliki 1.932 unit kamar. Tiap-tiap kamar terdiri dari dua kamar tidur, kamar mandi, ruang tamu, dapur, dan tempat cuci.

Sayang, belum resmi digunakan untuk Asian Games 2018, tempat perkampungan atlet itu sudah menuai keluhan. "Penginapan di Wisma Atlet kurang nyaman. Termasuk fasilitas tempat tidurnya sangat tidak nyaman untuk atlet," kata Sigit dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (13/2/2018).

"Selain itu tidak ada televisi dan kulkas. Mungkin untuk Asian Games nanti bisa diperbaiki lagi," tambahnya.

Selama test event Asian Games 2018, pemerintah memang mengharuskan para atlet yang ikut dalam ajang tersebut untuk tinggal di Wisma Atlet Kemayoran. Keluhan Sigit tentu saja menjadi masukan untuk Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) agar memperbaiki kualitas wisma atlet.

Sementara itu, kapten timnas voli Indonesia 2, Aji Maulana, memuji penampilan anyar dari venue test event Asian Games 2018 untuk cabang olahraga voli di Tennis Indoor Hall Gelora Bung Karno, Jakarta.

Aji berharap venue bagus yang bakal jadi tempat penyelenggaraan Asian Games 2018 ini, bisa dibangun di setiap kota di Indonesia. "Untuk venuenya sudah bagus. Kalau bisa setiap kota di Indonesia bisa memiliki venue seperti ini. Jadi, liga voli Indonesia bisa lebih maju lagi," ujar Aji.