Pesta Gol di GBK, Sriwijaya FC Raih Peringkat Ketiga Piala Presiden 2018

oleh Wiwig Prayugi diperbarui 17 Feb 2018, 17:38 WIB
Bek Sriwijaya FC, Mohamadou N'Diaye, melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang PSMS Medan pada laga Piala Presiden 2018 di SUGBK, Jakarta, Sabtu (17/2/2018). PSMS tertinggal 0-1 dari Sriwijaya FC. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Sriwijaya FC meraih peringkat ketiga Piala Presiden 2018 setelah mengalahkan PSMS Medan dengan skor 4-0, Sabtu (17/2/2018) di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Tim Laskar Wong Kito unggul 1-0 pada babak pertama, lewat gol yang dicetak Mohamdou Ndiaye pada injury time. Pada babak pertama, Sriwijaya unggul dalam penguasaan bola dengan perbandingan 54 persen melawan 46, namun PSMS unggul dalam tembakan ke gawang

Advertisement

Sriwijaya FC langsung mengamuk pada babak kedua. Hamka Hamzah mempertebal kans timnya meraih peringkat ketiga. Hamka mencetak gol lewat sundulan setelah memanfaatkan tendangan bebas Makan Konate.

Unggul 2-0, Sriwijaya FC dengan mudah mengurung pertahanan tim Ayam Kinantan. Lini belakang PSMS cukup kewalahan menahan gempuran Sriwijaya FC, yang tak hanya melibatkan pemain depan ketika mengurung pertahanan lawan.

Tim besutan Rahmad Darmawan itu kembali berpesta. Pada menit ke-76, Manuchekhr Dzhalilov membuat kedudukan menjadi 3-0 lewat gol sepakan kaki kanan setelah memanfaatkan umpan manis Patrich Wanggai.

Tak berselang lama, Patrich Wanggai menciptakan kemelut di depan gawang Abdul Rohim, namun belum ada gol tambahan. Hingga menit ke-85, kedudukan masih 3-0.

Sriwijaya FC belum berhenti berpesta. Esteban Vizcarra membuat kedudukan menjadi 4-0 setelah mencetal gol pada menit ke-86, memanfaatkan umpan Manuchekhr Dzhalilov.

PSMS tak mengibarkan bendera putih meski tertinggal empat go. Tiga peluang diciptakan anak asuh Djadjang Nurdjaman menjelang injury time, termasuk tembakan maut Legimin Raharjo yang mengenai tiang gawang.

Sriwijaya FC berhasil mempertahankan kedudukan dan memastikan peringkat ketiga Piala Presiden 2018. Gelar ini seolah menjadi obat ketika mereka kalah pada final edisi 2015.

Susunan pemain: 

PSMS (4-2-3-1): Abdul Rohim; Fredyan Wahyu, M Roby, Reinaldo Lobo, Jajang Sukmara, Legimin Raharjo, M Alwi Slamat, Abdul Aziz, Sadney K Urikhob, Frets L Butuan, N'guassen Kissito.

Pelatih: Djadjang Nurdjaman

Sriwijaya (4-3-3): Teja Paku Alam; Alfin Tuasalamony, Hamka Hamzah, M N'diaye, Zalnando, Zulfiandi, Syahrian Abimanyu, Makan Konate, Manucherkhr, Esteban Vizcarra, Patrich Wanggai.

Pelatih: Rahmad Darmawan