Rapor 2 Kiper Persela saat Melawan Persipura dan Persebaya

oleh Zaidan Nazarul diperbarui 03 Apr 2018, 20:45 WIB
Dwi Kuswanto mendapat pujian saat Persela menahan Persebaya. (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Lamongan - Dalam dua pertandingan awal Gojek Liga 1 2018 bersama Bukalapak, gawang Persela Lamongan selalu kebobolan. Tercatat, tiga gol sudah bersarang ke gawang tim besutan Aji Santoso itu.

Pada dua pertandingan tersebut, dua penjaga gawang diturunkan. Saat menghadapi Persipura Jayapura (kalah 1-2), gawang Laskar Joko Tingkir dikawal M. Ridwan. Sementara saat ditahan Persebaya Surabaya 1-1, Dwi Kuswanto dipercaya sebagai kiper utama Persela.

Dari kedua pengganti sang legenda, almarhum Choirul Huda, pelatih kiper Persela, Erick Ibrahim, memberikan penilaian lebih tinggi kepada Dwi Kuswanto.

Advertisement

Menurutnya, Dwi banyak melakukan penyelamatan gemilang. Tak hanya itu, di mata Erick, Dwi lebih tenang dan tak melakukan kesalahan berarti selama pertandingan kontra Persebaya.

"Gol Persebaya yang dicetak David da Silva itu karena kesalahan pemain belakang. Mereka salah mengantisipasi datangnya bola sehingga David bisa lolos dan berhadapan dengan kiper," jelas Erick.

Namun, Erick bisa memahami bila rapor Dwi lebih baik ketimbang Ridwan. Maklum, pada 2016, Dwi pernah menjadi pelapis almarhum Huda. Ia juga punya pengalaman dan jam terbang lebih tinggi dibanding Ridwan.

"Dwi lebih senior, dia kiper matang. Meski, Ridwan juga tidak bisa dibilang junior karena dia juga sudah tidak muda lagi," imbuh Erick.

Ridwan diturunkan saat melawan Persipura lantaran Dwi absen. Dwi harus pulang kampung karena sang ibunda meninggal dunia. "Sebetulnya kami mau pasang Dwi, tapi karena ada halangan, kami turunkan Ridwan," ujar Erick.

Seperti diketahui, pada pertandingan kontra Persipura, Ridwan melakukan blunder yang berakibat gol kedua Persipura yang dicetak Boaz Solossa. Gol itu pula yang membuat Persela harus pulang dengan tangan hampa.