IBL: Pelatih Satria Muda Ungkap Penyebab Kekalahan dari Pelita Jaya

oleh Tyo Harsono diperbarui 21 Apr 2018, 23:36 WIB
Pebasket Pelita Jaya, Adhi Prasetyo, menghadang pebasket Satria Muda, Lowhorn, pada game kedua final IBL 2018 di Gor Soemantri Brojonegoro, Jakarta, Sabtu (21/4/2018). Pelita Jaya menang 94-78 atas Satria Muda. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Satria Muda Pertamina, Youbel Sondakh, bakal mengevaluasi timnya menjelang gim ketiga final IBL 2017-2018. Sondakh menegaskan timnya bakal tampil all-out pada laga penentuan.

Satria Muda takluk 78-94 dari Pelita Jaya pada gim kedua final IBL 2017-2018. Padahal, mereka menang 73-63 pada gim pertama dan punya kans menyudahi final dan merengkuh titel IBL musim ini. 

Advertisement

Alhasil, pertandingan harus dilanjutkan ke gim ketiga. Sondakh mengungkapkan akan mempersiapkan tim lebih baik pada pertandingan tersebut. Youbel mengisyaratkan timnya bakal berusaha langsung tancap gim sejak awal gim pertama pada partai penentuan. 

Menurut Sondakh, permainan pada kuarter pertama jadi pemicu kekalahan timnya pada gim kedua, apalagi Pelita Jaya bermain sangat bagus.

"Puji Tuhan seriesnya belum habis. Besok kami akan lakukan yang terbaik. Pelita Jaya luar biasa pada kuarter pertama. Ini yang akan kami evaluasi besok," tutur Sondakh.

"Kami kurang siap 100 persen di awal. Start itu, apalagi pada laga final, sangatlah penting. Kemarin di Britama kami bagus di kuarter pertama, makanya bisa menang," lanjutnya.

Gim ketiga final IBL 2017-2018 akan berlangsung di GOR Soemantri Brodjonegoro pada Minggu (22/4/2018). Satria Muda Pertamina bakal berstatus sebagai tim tamu pada laga tersebut.