Kerap Jadi Cadangan, 2 Pemain Asing Arema Unjuk Gigi di Piala Indonesia

oleh Iwan Setiawan diperbarui 10 Mei 2018, 06:15 WIB
Ahmet Atayev dan Balsa Bozovic saat bermain melawan PSBK di Stadion Supriyadi, Blitar, Rabu (9/5/2018). (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Blitar - Dedik Setiawan jadi pahlawan Arema FC dalam pertandingan pertama Piala Indonesia 2018 melawan PSBK Blitar di Stadion Supriyadi, Rabu (9/5/2018). Sebab dia berhasil mencetak dua gol kemenangan Arema.

Di balik itu, ada peran dua gelandang asing yang dalam tiga pertandingan terakhir jadi cadangan, yaitu Ahmet Atayev dan Balsa Bozovic. Keduanya masing-masing memberikan assist kepada Dedik untuk gol pertama dan kedua.

Ahmet dan Balsa seakan ingin memberikan bukti masih menjadi bagian penting tim Singo Edan. Meski, kali ini level lawan yang dihadapi masih di bawah Arema karena PSBK adalah kontestan Liga 3. "Setelah tiga kali tidak main, tentu sekarang saya ingin bermain bagus," kata Ahmet.

Dalam tiga pertandingan terakhir di Gojek Liga 1 bersama Bukalapak, Ahmet dan Balsa hanya duduk di bangku cadangan lantaran pelatih Joko 'Getuk' Susilo memberikan kesempatan kepada gelandang lokal sebagai starter, seperti M. Rafli, Hanif Sjahbandi, dan Hendro Siswanto.

Advertisement

Arema memang terkesan masih menjajal beberapa pemain karena tampil buruk di Liga 1 2018 dan baru memetik satu kemenangan sehingga Getuk beralasan ingin melakukan penyegaran dengan mencadangkan Ahmet dan Balsa.

Setelah pertandingan melawan PSBK, bisa jadi kedua gelandang asing itu kembali jadi starter dalam pertandingan Liga 1 2018 selanjutnya melawan PSM Makassar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (13/5/2018), karena dalam pertandingan itu Arema wajib memetik kemenangan demi mengangkat posisi dari dasar klasemen.

Selain itu kemenangan juga bisa menyelamatkan kursi Getuk sebagai pelatih kepala. Manajemen Arema sudah memberikan peringatan kepada sang pelatih. Mereka ingin semua pertandingan di kandang harus dimenangi.

Begitu juga pertandingan fase awal Arema di Piala Indonesia 2018 karena untuk fase awal, lawan yang dihadapi adalah tim dari kasta kedua dan ketiga.