Peraih Medali Asian Games 2018 dapat Bonus Rp 1,5 Miliar, Icuk Sugiarto Tertarik Beli Umur

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 29 Mei 2018, 08:33 WIB
Menpora Imam Nahrawi memberi sambutan jelang buka puasa bersama para atlet pelatnas Asian Games 2018 di Jakarta, Senin (28/5). Acara tersebut dihadiri atlet pelatnas Asian Games 2018 dan para mantan atlet peraih medali. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Bola.com, Jakarta - Legenda bulutangkis Indonesia, Icuk Sugiarto, takjub dengan tingginya apresiasi yang akan diberikan pemerintah untuk para peraih medali emas di Asian Games 2018. Icuk bahkan berseloroh, siap membeli umur untuk bisa menjadi atlet zaman sekarang.

Advertisement

Pemerintah menjanjikan pemberian bonus sebesar Rp 1,5 miliar untuk para penyumbang emas di Asian Games 2018. Jumlah tersebut menjadi bonus terbesar peraih emas dalam sejarah Indonesia di pentas olahraga antarnegara Asia itu.

Besaran bonus yang akan diberikan melonjak 220 persen dari edisi sebelumnya. Pada Asian Games 2014 Incheon, pemerintah memberikan Rp 400 juta untuk masing-masing peraih medali emas.

"Saya kira perhatian pemerintah saat ini (terhadap kesejahteraan atlet) sangat luar biasa. (Jumlah bonus yang ditawarkan jauh lebih besar) Kalau dibandingkan dengan masa saya dulu ketika juara di Asian Games di India," kata Icuk Sugiarto kepada wartawan dalam acara buka puasa bersama Menpora Imam Nahrawi di Jakarta, Senin (28/5/2018).

Menurut Icuk, ketika menjadi penyumbang medali emas di Asian Games pada masanya dulu hanya mendapatkan ucapan terima kasih. Hal itu tentu sangat kontras berbeda dengan zaman sekarang.

"Bonus buat kami dulu (peraih medali emas Asian Games) hanya ucapan terima kasih. Kalau sekarang, sekali juara di SEA Games maupun Asian Games 2018 nanti sudah luar biasa jumlah bonusnya. Kalau bisa beli umur, saya akan beli umur. Saya ingin jadi  atlet (zaman) sekarang," ujar peraih medali emas Asian Games 1982 itu.