Arema Sedang Terpuruk, PSIS Pantang Anggap Remeh

oleh Ronald Seger Prabowo diperbarui 31 Mei 2018, 14:55 WIB
Striker muda PSIS di Liga 1 2018, Komarudin. (Bola.com/Ronald Seger Prabowo)

Bola.com, Malang - PSIS Semarang akan menantang Arema FC pada lanjutan Gojek Liga 1 bersama Bukalapak di Stadion Gajayana, Malang, Jumat (1/6/2018). Tuan rumah dalam kondisi tidak bagus karena masih berstatus sebagai juru kunci di klasemen sementara.

Advertisement

Meski sang lawan dalam kondisi terpuruk, winger PSIS, Komarudin, enggan terlena. Baginya, Singo Edan tetap klub besar dengan berisikan materi pemain berkualitas. Apalagi Dendi Santoso dkk. akan mendapat dukungan langsung dari ribuan Aremania.

"Kami tidak ingin melihat posisi mereka karena sama-sama di zona merah. Arema FC tentu ingin bangkit apalagi bermain di kandang sendiri. Kami harus waspada," ungkap Komarudin kepada Bola.com, Kamis (31/5/2018).

Bagi kedua tim, laga itu adalah pertemuan kelima pada tahun ini atau semenjak tim Laskar Mahesa Jenar promosi ke kasta tertinggi. Dari empat pertemuan sebelumnya, Arema FC mendominasi dengan memenangkan tiga pertandingan dalam uji coba kandang dan tandang, serta di Piala Presiden 2018. Sementara PSIS mengemas satu kemenangan di ajang Piala Gubernur Kaltim (PGK) 2018.

Komarudin mengaku termotivasi kembali mengalahkan skuat asuhan Milan Petrovic. Apalagi, tambahan tiga poin bakal membawa PSIS keluar dari zona degradasi.

Baginya, kemenangan telak, 4-0 atas Mitra Kukar di pertandingan terakhir menjadi modal penting untuk melawan Arema FC. Kemenangan tersebut dinilainya meningkatkan rasa percaya diri untuk kembali meraih hasil positif.

"Melawan tim besar kami jadi lebih termotivasi untuk menang. Memang tidak mudah, butuh kerja keras, kekompakan dan juga doa. PSIS Semarang akan berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan poin," tukas mantan striker Persegres Gresik tersebut.