Miftahudin Bertanggung Jawab atas Kekalahan Besar PS Tira dari Persija

oleh Ronald Seger Prabowo diperbarui 09 Jun 2018, 13:50 WIB
Duel PS Tira vs Persija di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (8/6/2018). (Bola.com/Ronald Seger Prabowo)

Bola.com, Bantul - PS Tira dihajar Persija Jakarta lima gol tanpa balas pada pekan ke-13 Gojek Liga 1 bersama Bukalapak di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat malam (8/6/2018).

Itu adalah kekalahan telak kedua skuat The Young Warriors di kandang sendiri, setelah sebelumnya kalah 1-4 dari Persebaya Surabaya, April lalu.

Pelatih sementara PS Tira, Miftahudin, bertanggung jawab atas kekalahan telak tersebut. Baginya, hasil itu jadi yang terburuk sepanjang kariernya sebagai pelatih.

"Ini kekalahan paling buruk pertama saya. Namun, saya tidak menyalahkan pemain karena mereka sudah bekerja keras. Saya bertanggung jawab atas hasil ini," ungkap Miftahudin.

Advertisement

Secara teknis, Miftahudin menyebut dua gol cepat Persija di awal babak pertama meruntuhkan mental pemain. Apalagi dua gol itu berawal dari proses yang sama, yakni memaksimalkan sepakan pojok lewat sundulan Vava Mario Yagalo dan Bambang Pamungkas saat kick-off baru berjalan enam menit.

"Dua gol itu berpengaruh pada mental pemain yang langsung drop. Padahal dalam latihan, situasi seperti itu sudah diantisipasi dan berjalan baik. Namun, saat pertandingan semua jadi hilang," ucapnya.

Sesuai intruksi manajemen, Miftahudin bakal melakukan evaluasi dari berbagai aspek. Performa pemain sejauh ini juga tidak akan luput dari evaluasi.

"Saya ikuti perintah komandan harus ada evaluasi. Mudah-mudahan performa PS Tira bisa meningkat setelah Lebaran," kata asisten pelatih Timnas Indonedia U-19 tersebut.