PT LIB Minta Sriwijaya FC Segera Selesaikan Tunggakan Gaji Pemain

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 07 Agu 2018, 20:15 WIB
Sriwijaya FC saat sesi latihan di Padang. (Bola.com/Riskha Prasetya)

Bola.com, Jakarta - PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) telah melakukan pertemuan dengan Sriwijaya FC di Kantor PT LIB, Jakarta, Selasa siang (7/8/2018). Pada pertemuan tersebut, PT LIB meminta Sriwijaya FC untuk menuntaskan hal-hal yang sangat mendesak, terutama perihal tunggakan gaji pemain.

PT LIB dan Sriwijaya FC membahas beberapa hal dalam pertemuan ini, di antaranya masalah internal tim dan juga permasalahan finansial. Pembahasan terkait kasus tunggakan gaji staf pelatih dan beberapa pemain Sriwijaya FC ikut dibahas.

Advertisement

Chief Operating Officer (COO) PT LIB, Tigor Shalomboboy, menegaskan Sriwijaya FC tak bisa melepas tanggung jawab, termasuk kepada pemain yang sudah meninggalkan Laskar Wong Kito dan memperkuat tim lain, seperti Hamka Hamzah, Adam Alis, Makan Konate, dan Patrich Wanggai.

"Saat ini ada hal-hal yang sangat urgent, terutama terkait tunggakan gaji pemain yang harus segera diselesaikan. Bagaimanapun terdapat aturan melingkupi persoalan gaji, dan jika itu dilanggar tentu akan ada konsekuensi hukuman terhadap mereka," ujar Tigor Shalomboboy.

Perihal permasalahan tunggakan gaji itu, PT LIB akan terus melakukan pemantauan khusus terhadap persoalan tersebut. Namun, selain itu, dalam pertemuan tersebut PT LIB juga meminta penjelasan kepada Sriwijaya FC mengenai semua persoalan yang tengah dihadapi.

"Ada dua hal yang mereka sampaikan. Pertama, mereka sedang dalam tahap melakukan evaluasi terhadap internal manajemen. Saat ini di sisi manajemen, kami mengetahui ada Pak Muddai Maddang, yang ikut terlibat sebagai pemimpin," ujar Tigor.

"Kemudian yang kedua, Sriwijaya FC juga sedang melakukan evaluasi pada sisi finansial. Sejauh mana mereka akan bisa bertahan mengikuti kompetisi hingga akhir musim. Dari dua hal tersebut, mereka meminta waktu hingga September untuk menyampaikan hasilnya kepada kami," lanjut Tigor.