Aremania Protes Tiket Tribune Ekonomi Melawan Persebaya Habis

oleh Iwan Setiawan diperbarui 18 Sep 2018, 15:15 WIB
Aremania protes kesulitan mendapatkan tiket Arema melawan Persebaya. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Malang - Aksi protes yang dilancarkan Aremania mewarnai laga Arema FC melawan Madura United di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, (17/9/2018). Mereka bukannya tidak puas dengan kemenangan 2-0 yang diraih skuat Singo Edan.

Aremania protes terhadap langkanya tiket pertandingan kandang Arema selanjutnya, yakni melawan Persebaya Surabaya, yang dihelat pada 30 September 2018.

Advertisement

Sejak pertandingan dimulai, ada spanduk bertuliskan 'Mana Tiket Kami' dibentangkan di belakang gawang sebelah utara Stadion Kanjuruhan. Setelah pertandingan, sekelompok suporter yang pulang paling akhir bernyanyi sambil meneriakkan 'tiket'.

"Kemarin sempat disampaikan kalau tiket melawan Persebaya kembali dibuka setelah pertandingan melawan Madura United. Tapi, sekarang ada kabar kalau tiketnya sudah habis," kata salah di antara Aremania yang melakukan demo.

Selasa pagi (18/9/2018), puluhan Aremania mendatangi kantor Arema. Mereka ingin kejelasan terkait tiket untuk pertandingan menjamu Persebaya. Sebagian dari mereka harus kecewa karena tiket ekonomi sudah habis. Yang tersedia hanya tiket VIP dan VVIP yang dibanderol Rp100-150 ribu.

"Untuk sementara ini tiket ekonomi di kantor manajemen Arema sudah habis. Tapi, itu sementara. Kami masih melakukan koordinasi dengan ticket box di tempat lain karena animo Aremania untuk membeli tiket melawan Persebaya sangat tinggi," kata Abdul Haris, Ketua Panpel Arema.

Saat ini panpel Arema masih menata proses distribusi tiket. Mereka juga terus berkoordinasi dengan sejumlah ticket box yang melayani pemesanan tiket pertandingan Arema.

Sekarang Panpel Arema masih ingin mengakomodasi keinginan Aremania dan mencari solusi terbaik," jelas Abdul Haris.

 

2 dari 2 halaman

Masih Ada di Calo

Panpel Arema sudah membuka ticket box untuk pertandingan melawan Persebaya sejak awal bulan ini. Waktu itu suporter sudah mengantre untuk mendapatkannya.

Saat pertandingan masih dua minggu lagi, animo Aremania semakin besar, sementara tiket sudah dinyatakan terjual habis untuk kategori ekonomi.

Tetapi, yang biasanya membuat Aremania kecewa, masih ada calo yang memegang tiket pertandingan di jalanan. Tentu suporter akan semakin kecewa jika masih ada calo yang menjual tiket ekonomi pada hari pertandingan.

Biasanya, harga tiket yang ditawarkan calo di laga besar seperti ini bisa puluhan ribu rupiah di atas harga normal, yakni Rp40 ribu untuk kategori ekonomi.

Seperti diketahui, pertandingan melawan Persebaya memang sangat dinantikan Aremania karena rivalitas Arema dan Bajul Ijo sangat tinggi. Kebetulan Persebaya juga baru musim ini promosi ke Liga 2.

Berita Terkait