Pochettino Ungkap Biang Kekalahan Tottenham Hotspur

oleh Adyaksa Vidi diperbarui 30 Des 2018, 16:05 WIB
Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino. (AFP/Glyn Kirik)

London - Manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, tak bisa menyembunyikan kekecewaan setelah timnya takluk 1-3 dari Wolverhampton, Sabtu (29/12/2018). Pelatih asal Argentina itu menilai skuatnya tak fokus sehingga akhirnya kalah.  

Tottenham unggul lebih dahulu melalui Harry Kane pada menit ke-22. Namun tim tamu mampu membalas melalui Willy Boly pada menit ke-72, Raul Jimenez (83) dan Helder Costa (87).

Advertisement

Kekalahan membuat Tottenham rawan tergeser Manchester City yang hanya berselisih satu poin di peringkat ketiga. Spurs saat ini mengoleksi 45 poin dari 20 laga.

"Pengalaman membuktikan jika Anda tidak 100 persen bermain di laga Liga Inggris maka kekalahan bisa terjadi. Tidak cukup hanya bermain 60 atau 70 menit," kata Pochettino geram seperti dilansir Evening Standard.

"Seperti di laga ini misalnya kami kehilangan fokus dan energi dalam 20 menit terakhir dan akhirnya kalah. Hal ini bisa terjadi pada siapa saja termasuk Liverpool dan Manchester City," imbuh dia soal kekalahan Tottenham Hotspur

 

2 dari 2 halaman

Pelajaran

Mauricio Pochettino tercatat baru sekali menang selama menukangi Tottenham Hotspur dalam sembilan laga melawan Liverpool. (AFP/Oli Scarff)

Pochettino berharap Spurs bisa mengambil pelajaran berharga dari kekalahan ini. Apalagi peluang untuk juara masih cukup terbuka.

"Satu hal yang dibutuhkan untuk juara Liga Inggris adalah konsistensi. Jika Anda kurang konsisten maka sulit untuk bersaing juara," kata Pochettino.

"Tetapi kami harus segera beranjak dan kompetitif lagi. Sisa musim masih sangat berat," tuturnya.

 

Berita Terkait