Roberto Mancini Beri Masukan Supaya Juventus Bisa Bangkit di Liga Champions

oleh Achmad Yani Yustiawan diperbarui 25 Feb 2019, 23:15 WIB
Nama seperti Matuidi dan Sami Khedira saat ini telah berusia kepala tiga. Diharapkan Adrian Rabiot bisa menjadi pemain muda yang menjadi proyek jangka panjang Juventus kedepannya. (AFP/Marco Bertorello)

Jakarta - Roberto Mancini menyatakan dukungannya pada Juventus di ajang Liga Champions. Pelatih Timnas Italia itu pun, memberikan semangat pada Juventus untuk kembali melawan Atletico Madrid di leg kedua 16 besar.

Seperti diketahui, Juventus kalah 0-2 dalam pertandingan pertama babak 16 besar Liga Champions di markas Atletico Madrid. Tapi, Mancini yakin Juventus memiliki apa yang diperlukan untuk tetap mencapai perempat final.

Advertisement

"Mereka pernah melakukannya di kandang ke Real Madrid musim lalu saat ketinggalan 3-0," katanya.

“Juve-Atletico? Mereka tahu itu akan menjadi pertandingan yang sulit," kata Mancini kepada Tiki Taka.

“Tidak ada formula ajaib untuk comeback, tetapi Juventus adalah tim yang berpengalaman dan mereka kembali dari 3-0 di kandang ke Real Madrid musim lalu," ujarnya.

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini.

2 dari 3 halaman

Penampilan Ronaldo

Striker Juventus, Cristiano Ronaldo, melakukan selebrasi usai membobol gawang Sampdoria pada laga Serie A di Stadion Allianz, Turin, Sabtu (29/12). (AFP/Marco Bertorello)

Mancini juga sempat mengomentari penampilan bintang Juventus, Cristiano Ronaldo.

“Mungkin Ronaldo tidak melakukan di Liga Champions, seperti apa yang dia lakukan di masa lalu, tetapi dia selalu mencapai hal-hal penting.

"Dia baik-baik saja di Serie A. Saya pikir pada levelnya, sulit di mana saja. Liga di Italia sama sulitnya dengan di Inggris dan sedikit kurang di Spanyol, tetapi bagi saya dia mengalami musim yang baik.

3 dari 3 halaman

Pelatih Hebat

6. Diego Simeone - Pelatih Atletico Madrid. (AFP/Gabriel Bouys)

Pada bagian lain Mancini juga sempat menilai sosok pelatih Atletico Madrid.

“Simeone? Dia memiliki karakter yang hebat sebagai pelatih dan dia membuat timnya sangat sulit untuk dihadapi. Mereka juga mengganggu Anda dalam situasi tertentu di rumah.

"Gerakannya? Rasanya kurang enak, tetapi saya pikir dia adalah orang pertama yang tahu itu dan dia meminta maaf. ”

Berita Terkait