Ini Kabar Buruk Bagi Penggemar Gim PUBG

oleh Nurfahmi Budi diperbarui 03 Apr 2019, 17:32 WIB
Banner Infografis Pro-Kontra Bahaya PUBG Mobile. (Liputan6.com/Triyasni)

Bola.com, Jakarta - Ribu-ribut terkait efek negatif belum selesai, PlayerUnknown's Battlegrounds (PUBG) kembali menarik perhatian. Kali ini, kabar buruk datang dari pengembang PUBG.

Tak dapat dimungkiri, kehadiran PUBG, juga Fortnite, mampu menaikkan popularitas gim bergenre battle royale ke berbagai kalangan di dunia. Dari gim Battlefield V ke Call of Duty: Black Ops 4, hingga Tetris 99 pun ikut menawarkan genre yang sama seperti PUBG dan Fortnite.

Advertisement

Meski genre ini sedang diminati gamer dan pengembang, pria yang mempopulerkan battle royale itu, Brendan "PlayerUnknown" Greene, kabarnya ingin fokus ke gim yang baru.

Greene mengungkapkan hal tersebut pada sebuah sesi wawancara, beberapa waktu lalu. "Fokus baru saya saat ini adalah mengerjakan proyek khusus PUBG bersama dengan tim divisi baru PUBG Corp," ucap Greene sebagaimana dikutip dari laman Gamespot.

Dalam kesempatan yang sama, Greene juga mengisyaratkan dia sudah "bosan" dengan genre battle royale. "Konsep battle royale di dalam gim sangat bagus, tetapi saya sudah selesai dengan genre itu," katanya.

Ia menambahkan informasi yang memberi kabar buruk bagi para penggila PUBG. "Saya tidak ada niat untuk membuat PUBG 2. Sudah bosan dengan battle royale, saatnya mencoba sesuatu yang lain dan baru," kata Greene.

Menurut GI.Biz, CEO PUBG Corp Chang Han Kim, sudah mendekati Greene tentang rencana merealisasikan ide-idenya dan mewujudkan ke sebuah gim. Kabarnya, Kim memberikan Greene kebebasan membentuk tim di lokasi kantor baru untuk menciptakan sesuatu yang unik dan fresh.

Sukses meluncurkan H1Z1 dan PUBG, Greene dianggap sebagai "bapak" genre gim battle royale. Ia mengungkapkan, tidak ada deadline untuk 'Special Project' ini. Kini, publik akan menunggu varian karya apa lagi dari Greene setelah tak ingin menciptakan PUBG 2.

Sumber: Liputan6.com