Ini Taktik Manchester United Yang Jadi Perhatian Barcelona

oleh Cakrayuri Nuralam diperbarui 05 Apr 2019, 20:08 WIB
Barcelona akan menghadapi MU di babak perempat final Liga Champions. (AP Photo/Frank Augstein)

Jakarta - Barcelona sudah mulai memersiapkan diri bersua Manchester United, pada Leg 1 Babak Perempat Final Liga Champions 2018-2019. Barcelona sudah melakukan 'survey' terkait beberapa hal yang membahayakan dari sang calon lawan.

Gelandang Barcelona, Ivan Rakitic meminta rekan setimnya mewaspadai serangan balik Manchester United. Los Blaugrana, sebutan Barcelona, akan melawan Manchester United, di Old Trafford (11/4/2019). Seminggu kemudian, giliran Manchester United yang akan mengunjungi Camp Nou, markas Barcelona.

Advertisement

Jelang pertandingan tersebut, Rakitic melakukan sedikit pengamatan soal pola permainan tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer. Dari pengamatannya, Manchester United sangat mematikan dari pola serangan balik.

"Anda harus tahu bagian terbaik Anda dan manajer Manchester United yang baru terlihat sudah menemukannya. Jika Anda harus berjuang lebih dan bermain dengan serangan baik, maka Anda akan melakukan yang terbaik," kata Rakitic dikutip dari GQ Magazine.

Cara Manchester United  memainkan serangan balik, menurut Rakitic, bisa menjadi petaka bagi Barcelona. Rakitic akan menangis bila gagal mengalahkan Paul Pogba dkk. 

"Banyak tim ingin bermain seperti cara Barcelona dan memiliki penguasaan bola. Tapi, jika Anda menguasai bola dan pada akhirnya justru menelan kekalahan, terlebih melawan Manchester United. Saya tidak akan bahagia," ucap pemain berusia 31 tahun itu.

2 dari 3 halaman

Semangat Setan Merah

Manchester United berhasil lolos ke perempat final Liga Champions berkat keunggulan gol tandang dalam agregat 3-3. Pada pertandingan leg kedua di Parc des Princes, Rabu (6/3/2019), MU menang 3-1 atas PSG. (AFP/FRANCK FIFE)

Selain itu, Rakitic juga menyebut Setan Merah punya semangat juang yang tinggi saat melakukan pertempuran, termasuk melawan tim besar. Buktinya, terjadi saat melawan PSG di babak 16 besar Liga Champions. Sempat tertinggal 2-0, MU malah lolos ke perempat final setelah menang 3-1 di kandang PSG.

"Kami melihat betapa bagusnya mereka dan kami tahu bahwa klub Inggris saat ini memang kuat. Manchester United meraih hasil yang bagus dan mencetak tiga gol luar biasa di Paris," kata Rakitic.

"Anda harus menghormati Manchester United untuk comeback itu (lawan PSG), untuk organisasi permainan mereka dan semangat juang dengan begitu banyak pemain muda. Saya sangat menghormati pemain-pemain Inggris dan semangat besar mereka di sepak bola," ujar pemain asal Kroasia itu menegaskan.

 

3 dari 3 halaman

Catatan Buruk Manchester United

Di babak perempat final, MU tak boleh terlena dengan kemenangan atas PSG. Sebab, Barcelona bukanlah lawan sembarangan buat MU. Dari delapan pertemuan terakhir di kompetisi Eropa, MU hanya sekali mengalahkan Barcelona.

Bahkan, dalam dua pertemuan terakhir, keduanya di partai final Liga Champions, (2009, 2011) MU selalu menelan kekalahan dari Lionel Messi dan kawan-kawan.