Terkendala Waktu, Pemain dan Ofisial PSM Urung Salurkan Suara di Pilpres Pileg 2019

oleh Abdi Satria diperbarui 15 Apr 2019, 11:45 WIB
Tim pelatih dan pemain PSM saat tiba di Manila untuk menjalani laga tandang kontra Kaya FC di Bacolod City dalam lanjutan Piala AFC 2019. (Bola.com/Abdi Satria)

Bola.com, Makassar - Keinginan 28 pemilik suara PSM Makassar untuk berpartisipasi di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 gagal terwujud. Mereka adalah 15 pemain dan 13 tim pelatih serta offisial PSM yang terpaksa batal menyalurkan suaranya karena terkendala waktu.

Hal itu diungkap Sulaiman Karim, media officer PSM Makassar, kepada awak media Makassar. Menurutnya, rombongan PSM hanya melakukan transit di Manila, Minggu (14/4/2019), selama dua jam lebih.

Advertisement

"Kami hanya bisa menunggu pihak KBRI Manila di Bandara sebelum melanjutkan perjalanan ke Bacolod. Tidak ada pihak KBRI yang menyambut," kata Sulaiman.

Padahal, pencoblosan yang dilakukan di KBRI Manila paling lambat dilakukan Minggu (14/4/2019).

"Tiket penerbangan kami sudah terjadwal. Kendala waktunya mepet. Akhirnya diputuskan, kami batal mencoblos," jelas Sulaiman.

Sebelumnya, pelatih PSM, Darije Kalezic. menyerahkan sepenuhnya ke manajemen terkait hal ini. Pelatih asal Bosnia ini menegaskan ia lebih fokus mempersiapkan tim untuk menghadapi tuan rumah Kaya FC pada lanjutan pertandingan Grup H Piala AFC 2019 di Stadion Panaad, Bacolod, Rabu (17/4/2019).

Darije diwajibkan membawa skuatnya meraih kemenangan untuk mengamankan peluang ke semifinal Piala AFC 2019 zona Asia Tenggara. Saat ini PSM bertengger di peringkat kedua dengan poin lima. Meski mengoleksi poin sama, PSM kalah produktivitas gol dari Kaya FC yang memimpin klasemen sementara.

Pada pertandingan nanti, PSM Makassar tidak diperkuat dua pemain starternya, Aaron Evans dan Zulham Zamrun, yang absen karena akumulasi kartu. Nama top scorer PSM di Liga 1 2018, Ferdinand Sinaga, juga tidak diikutkan karena masih menjalani perawatan cedera tangan.