3 Alasan Barcelona Wajib Kembali Mendatangkan Dani Alves

oleh Ario Yosia diperbarui 12 Jul 2019, 10:30 WIB
Bek Brasil, Dani Alves, melakukan selebrasi usai menaklukkan Argentina pada laga Copa America 2019 di Stadion Mineirao, Rabu (3/7). Brasil menang 2-0 atas Argentina. (AP/Victor R. Caivano)

Bola.com, Jakarta - Barcelona tak terelakkan harus agresif berburu pemain di bursa transfer musim panas ini. Meski memenangkan gelar La Liga di bawah Ernesto Valverde pada musim lalu, mereka belum memenangkan gelar Liga Champions sejak 2015.

Menurut laporan, raksasa Catalan itu siap merekrut bintang-bintang besar agar bisa bersaing di pentas Eropa. Pemain-pemain seperti Neymar dan Antoine Griezmann sedang dikaitkan dengan mereka.

Advertisement

Di sisi lain, mantan bintang Barcelona Dani Alves juga dikaitkan dengan kembalinya La Liga. Alves mungkin berusia 35 tahun, tetapi ia masih punya banyak hal untuk ditawarkan.

Alves punya kenangan yang manis saat bermain di Barcelona. Sang pemain menjadi pemain penting di klub dan berhasil memenangkan banyak gelar di Camp Nou.

Pemain asal Brasil itu sekarang sedang mencari klub baru setelah kontraknya di PSG berakhir pada musim panas ini. Karena itu, Barcelona bisa menggaet mantan pemainnya itu secara gratis.

Berikut ini 3 alasan mengapa Barcelona harus merekrut kembali Dani Alves seperti dilansir Sportskeeda.

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini

2 dari 4 halaman

Butuh Bek Sayap Berkualitas

Kapten Timnas Brasil, Dani Alves, mengangkat trofi Copa America 2019 di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Brasil, (AFP/Carl De Souza)

Barcelona tidak kesulitan mencetak gol di La Liga musim lalu. Mereka mampu melesakkan 90 gol di liga sedangkan tim tersubur kedua di bawah mereka hanya berhasil mengumpulkan 63 gol. Namun, klub masih memiliki masalah di pertahanan, terutama di posisi bek kanan.

Sergi Roberto sepertinya lebih nyaman bermain sebagai gelandang sementara Nelson Semedo tidak mengesankan. Barcelona hanya kebobolan 36 gol di La Liga musim lalu. Sayangnya, tim mereka bukan tim yang kebobolan paling sedikit di liga.

Pertahanan Barcelona juga terekspos di semifinal Liga Champions setelah kebobolan 4 gol melawan Liverpool. Karena itu, terbukti bahwa Barcelona masih merindukan Dani Alves. Pemain berusia 36 tahun ini adalah pemain yang sangat konsisten, dan banyak yang menganggapnya sebagai salah satu bek kanan terbaik Eropa sejak lebih dari satu dekade.

Alves juga merupakan pemimpin alami karena ia menjadi kapten tim nasional Brasil di Copa America. Kepemimpinannya yang luar biasa akan membantu bek senior lainnya, seperti Gerrard Pique dalam mengatur lini belakang Barcelona.

3 dari 4 halaman

Performa Masih Oke

Bek Paris Saint-Germain (PSG), Dani Alves, merayakan gol ke gawang FC Nantes pada laga semifinal Piala Prancis 2019 di Stadion Parc des Princes, Rabu (3/4). PSG menang 3-0 atas FC Nantes. (AFP/Anne-Christine Poujoulat)

Dani Alves merupakan pemain pertama dalam sejarah yang memenangkan 40 trofi setelah memenangkan Copa America bersama Brasil. Alves tampil mengesankan di Copa America dan bahkan dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen, meskipun Brasil tampil tanpa bintang mereka Neymar di turnamen.

Meskipun mantan pemain Juventus itu sudah berusia 36 tahun, ia masih terus bermain secara teratur di level tertinggi. Bukan rahasia lagi kalau bek kanan perlu memiliki energi yang luar biasa untuk menjelajah lapangan dan ini biasanya menjadi masalah bagi pemain yang sudah tua.

Namun, bek veteran itu masih bisa melakukan pekerjaannya dengan sempurna. Ia unggul dalam menyerang dan bertahan. Alves mencatatkan rata-rata 2,5 tekel dan 1,3 dribel sukses di Copa America. Tingkat penyelesaian operannya juga mengesankan, sebesar 88,5 persen.

Alves mungkin hanya tampil 19 kali di Ligue 1 musim lalu, tetapi ia membuat dampak yang cukup besar. Dia mencetak satu gol di liga dan mengumpulkan 7 assist.

4 dari 4 halaman

Didapatkan Dengan Gratis

5. Dani Alves - Lepas kontrak dari Barcelona membuatnya memutuskan bergabung dengan Juventus pada tahun 2016. Hanya bertahan satu musim di Turin, winger asal Brasil ini memutuskan hijrah ke PSG. (Photo by QUIQUE GARCIA / AFP)

Pemain asal Brasil itu sudah meninggalkan PSG setelah menghabiskan dua musim bersama raksasa Prancis itu. Dia sekarang tidak punya klub dan sudah dikaitkan dengan klub di liga-liga top Eropa seperti Serie A, La Liga dan Premier League.

Dengan demikian, Barcelona bisa mendapatkan bek veteran itu secara gratis. Meskipun usianya sudah lanjut, Alves mungkin masih bisa bermain sekitar 2 hingga 3 tahun di level tertinggi jika melihat penampilannya yang mengesankan baru-baru ini. Dia bisa membantu Barcelona yang sedang mencari kejayaan Liga Champions.

Pemain berusia 36 tahun itu adalah pemain yang disiplin dan tidak memiliki masalah di luar lapangan. Dia tidak akan punya masalah bahkan jika Valverde menggunakannya sebagai pelapis untuk Sergi Roberto. Karenanya, Alves akan menjadi solusi cepat dan murah untuk memperkuat pertahanan Barcelona.

Sumber: Bola.net

 

 

 

Berita Terkait