Final Piala Indonesia: Steven Paulle Belum Bisa Melupakan PSM

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 19 Jul 2019, 18:10 WIB
Bek Persija Jakarta, Steven Paulle, mengamankan bola dari striker Kalteng Putra, Patrich Wanggai, pada laga perempat final Piala Presiden 2019 di Stadion Patriot, Bekasi, Kamis (28/3). Persija kalah adu penalti dari Kalteng. (Bola.com/Yoppy Renato)

Bola.com, Jakarta - Bek Persija Jakarta, Steven Paulle, pernah dua musim berseragam PSM Makassar. Bukan waktu yang lama, namun, periode tersebut cukup membekas di hati bek asal Prancis itu.

Setelah membela PSM Makassar pada 2017 dan 2018, Paulle kini berbaju Persija. Pada final Piala Indonesia, pemain berusia 33 tahun tersebut bakal menghadapi mantan timnya itu.

Advertisement

Persija mendapatkan giliran lebih dulu menjamu PSM pada Minggu (21/7/2019) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), sebelum bertandang ke Stadion Mattoangin, Makassar, tujuh hari berselang.

"Saya tidak pernah membyangkan harus bermain melawan PSM Makassar. Saya masih belum bisa membayangkannya sampai saat ini," ujar Paulle kepada wartawan.

"Ya saya tidak pernah membayangkan bermain di Stadion Mattoangin dengan menggunakan seragam tim lain, tapi tentu saya kini pemain Persija dan pasti akan memberikan 100 persen untuk tim saya," tutur Paulle yang memperkuat Dijon sebelum gabung PSM Makassar pada 2017.

2 dari 2 halaman

Absen pada Leg Pertama

Steven Renaud Paulle, PSM Makassar. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Masih menderita cedera, Paulle akan absen membela Persija pada leg pertama. Namun pada pertemuan kedua, mantan pemain Cannes di Liga Prancis ini tak ingin melewatkannya.

"Ini luar biasa ya jika bicara final Piala Indonesia, ini terdengar gila. Saya tidak pernah sekalipun membayangkan laga ini. Tapi untuk sekarang saya hanya ingin fokus dalam penyembuhan cedera saya untuk siap dan segera bermain," ujar Paulle.

"Memang di sana saya memiliki banyak teman di dalam lapangan maupun di luar lapangan. Tapi sekarang saya seorang Macan (Kemayoran) dan pasti akan memberikan segalanya untuk Persija dan bertarung di dalam lapangan selama 90 menit, tapi akan berteman lagi saat di luar lapangan," kata Paulle.