Gelandang Madura United Bertekad Menghentikan Catatan Buruk Kontra Bali United

oleh Aditya Wany diperbarui 19 Agu 2019, 22:40 WIB
Asep Berlian, gelandang Madura United. (Bola.com/Aditya Wany)

Pamekasan - Madura United punya rekor buruk saat menghadapi Bali United dalam tujuh pertemuan terakhir. Laskar Sape Kerrab tercatat hanya sekali menang, itu pun terjadi dua tahun silam, tepatnya pada 2017.

Pertemuan terakhir kedua tim itu terjadi pada 3 November 2018 dalam lanjutan Liga 1 2018. Bali United menang 2-0.

Advertisement

Kedua tim kini bakal kembali berjumpa dalam laga pekan ke-15 Shopee Liga 1 2019 di Stadion Gelora Madura, Pamekasan, Selasa (20/8/2019).

Gelandang Madura United, Asep Berlian, akan kembali mendapat kesempatan tampil setelah mengalami cedera selama tiga pekan. Dia ingin Madura United mengakhiri catatan buruk melawan Serdadu Tridatu.

“Sederhana saja, intinya kami ingin menang di kandang sendiri. Kedua tim sudah pernah bertemu. Saya sudah tahu kualitas pemain Bali dan itu jadi perjalanan buat saya. Saya akan bekerja keras supaya tim menang,” kata Asep, Senin (19/8/2019).

Dalam dua laga kandang terakhir, Madura United gagal menang. Pertama, mereka ditekuk 0-1 oleh PSS Sleman (31/7/2019), terbaru tim asal Pulau Garam itu ditahan 2-2 oleh Persija Jakarta (16/8/2019).

2 dari 2 halaman

Makin Termotivasi

Gelandang Persela, Jose Sardon (kiri), berduel dengan gelandang Madura United, Asep Berlian, di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (31/3/2019). (Bola.com/Aditya Wany)

Saat melawan PSS, Asep hanya tampil selama 39 menit sebelum ditarik keluar akibat cedera. Setelah dia keluar, Madura United kebobolan satu gol dan terpaksa menyerah. Pemain asal Bogor itu juga tidak tampil saat ditahan 2-2 oleh Persija.

Saya termotivasi bermain di kandang sendiri, menghadapi Bali United. Kami harus mengalahkan mereka. Saya sendiri harus siap menyambut pertandingan ini. Yang penting kerja keras, saya tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan ini di hadapan suporter sendiri," imbuhnya.

Berita Terkait