Gelandang Persebaya Terganggu Kabut Asap Saat Menghadapi Kalteng Putra

oleh Aditya Wany diperbarui 14 Sep 2019, 13:15 WIB
Gelandang Persebaya, Misbakus Solikin. (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Palangkaraya - Persebaya harus memupus harapan memetik kemenangan dalam pertandingan pekan ke-18 Shopee Liga 1 2019. Bajul Ijo bermain dengan skor akhir 1-1 melawan Kalteng Putra di Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya, Jumat malam (13/9/2019).

Laga ini berjalan kurang pas karena kabut asap menyelimuti lapangan selama pertandingan. Pada menit ke-80, kabut makin tebal. Padahal, Persebaya berpotensi memenangi pertandingan tandang tersebut.

Advertisement

Bajul Ijo unggul lewat Osvaldo Haay (14’) sebelum disamakan Kalteng Putra berkat gol Diogo Campos (29’).

Mengomentari pertandingan dalam suasana kabut asap, gelandang Persebaya, Misbakus Solikin, mengkaui merasa terganggu, meski enggan menjadikan hal itu sebagai dalih kegagalan Persebaya memetik poin penuh.

“Soal asap itu, pandangan memang agak menganggu. Tapi, sebelum pertandingan, kami semua sudah bertekad tidak mau kalah dengan alasan apa pun. Kami berusaha fokus pada pertandingan saja dari awal sampai akhir,” ungkap pemain yang akrab disapa Mis itu.

Kabut asap sudah menyambut kedatangan skuat Persebaya saat tiba di Palangkaraya, Rabu (11/9/2019). David da Silva dkk. bahkan harus mengenakan masker selama menjalani aktivitas di ibu kota Kalimantan Tengah itu.

2 dari 2 halaman

Mensyukuri Satu Poin

Duel Kalteng Putra vs Persebaya di Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya (13/9/2019). (Bola.com/Dok. Persebaya)

Selama latihan, situasi serupa masih terjadi. Bedanya, pemain Persebaya tak mengenakan masker. Mereka berusaha beradaptasi dengan kondisi yang menyulitkan itu karena pada pertandingan kabut asap masih menyelimuti.

Mis ingin segera melupakan hasil yang didapat Persebaya saat melawan Kalteng Putra. Dia berharap Persebaya bisa mendapat kemenangan saat melakoni pekan ke-19 dengan bertandang ke markas PSIS Semarang pada Jumat (20/9/2019).

"Kedatangan kami ke sini untuk meraih kemenangan. Tapi, kami mendapat satu poin, dan kami tetap harus bersyukur. Itu modal yang bagus untuk pertandingan berikutnya melawan PSIS," ucap pemain asli Surabaya itu di Palangkaraya.