Impian Ponaryo Astaman Melihat Klub Indonesia Berprestasi di Kompetisi Asia

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 21 Sep 2019, 20:30 WIB
Mantan pesepak bola, Ponaryo Astaman. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Jakarta - Legenda Timnas Indonesia, Ponaryo Astaman, memiliki impian untuk melihat klub asal Indonesia meraih prestasi di kompetisi level Asia. Menurut Ponaryo, kualitas klub-klub Tanah Air sekarang sudah bagus dan bisa bersaing di kancah internasional.

Sejarah mencatat, belum ada klub Indonesia yang mampu berprestasi di kompetisi Asia semisal Liga Champions Asia dan Piala AFC. Hal itulah yang menarik perhatian Ponaryo Astaman.

Advertisement

Padahal, klub asal Indonesia beberapa kali mampu tampil di babak penyisihan Grup Liga Champions Asia. Mereka adalah PSM Makassar (2004, 2005), Persik Kediri (2004, 2007), Arema (2006, 2007, 2011), Persipura Jayapura (2006, 2010), Sriwijaya FC (2009).

Untuk level Piala AFC, Persipura juga menjadi tim Indonesia yang punya laju paling jauh, yakni sampai perempat final di edisi 2011.

Sementara pada tahun ini Indonesia mengirimkan dua wakil di Piala AFC, yakni Persija Jakarta dan PSM Makassar. Namun, laju paling jauh dimiliki PSM yang terhenti sampai babak Semifinal Zona ASEAN.

"Sampai saat ini, kami pelaku sepak bola masih menunggu tim-tim dari Liga 1 untuk mampu berlaga dan berprestasi di kompetisi Asia. Sudah ada PSM yang menjuarai Piala Indonesia 2018 dan memastikan satu tiket ke Piala AFC tahun depan," kata Ponaryo Astaman di sela-sela acara Vidio Xperience, Sabtu (21/9/2019).

Satu tiket lainnya akan diperebutkan oleh klub juara Liga 1 2019. Nantinya, klub tersebut akan tampil di kualifikasi Liga Champions Asia lebih dulu, jika gagal maka akan berlaga di Piala AFC.

"Saat ini tim favorit yang akan menemani PSM Makassar menurut saya adalah Bali United. Apakah Bali United bisa mewakili Indonesia, kita tunggu saja sama-sama," ujar Ponaryo Astaman yang membela Timnas Indonesia rentang 2003-2013 itu.

2 dari 2 halaman

Kompetisi di Indonesia Lebih Berkembang

Pesepak bola Ponaryo Astaman. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Ponaryo Astaman memutuskan gantung sepatu pada 2017. Pemain yang pernah memperkuat PSM Makassar, Arema FC, Persija Jakarta, dan Sriwijaya FC itu menilai perkembangan sepak bola Indonesia sejauh ini sudah bagus.

Banyak perbedaan yang dilihat Ponaryo saat ini jika dibandingkan ketika masih aktif bermain. Pria asal Balikpapan itu menyebut perbedaan yang mencolok adalah stadion yang lebih modern.

"Sekarang lebih bagus karena fasilitas stadion yang berkembang. Bukan hanya lapangannya, melainkan berbagai fasilitas seperti tribune penonton yang nyaman," ujar Ponaryo Astaman.

Berita Terkait