Edson Tavares Blak-blakan, Mengklaim Ada yang Tidak Beres di Persija Jakarta

Edson Tavares menceritakan kronologis pemecatan dirinya oleh Persija. Ia menyebut ada bisnis terselebung di manajemen Macan Kemayoran.

BolaCom | Muhammad Adi YaksaGregah NurikhsaniDiterbitkan 03 Januari 2020, 22:00 WIB
Pelatih baru Persija, Edson Araujo Tavares. (Twitter Persija)

Bola.com, Jakarta - Kepergian Edson Tavares dari Persija Jakarta menyisakan sekelumit cerita. Ada yang tidak beres dalam tubuh manajemen Macan Kemayoran.

Persija memutuskan untuk tidak melanjutkan kiprah Tavares sebagai pelatih. Menurut pengakuan pelatih asal Brasil itu, ia menerima keputusan tersebut melalui aplikasi pesan elektronik, WhatsApp.

Berdasarkan klaim Tavares, ia mengaku sudah mengetahui bahwa manajemen tidak akan memperbarui kontraknya. Meski demikian, ia awalnya berharap manajemen berubah pikiran.

"Ya, itu benar, saya diberitahu lewat WhatsApp. Saya sudah tahu Persija tak akan memperbarui kontrak saya. Sangat disayangkan manajemen tidak sepemikiran dengan tim dan Jakmania," ujar Tavares kepada Bola.com.

Manajemen Persija menegaskan bahwa Tavares tidak memenuhi target yang dicanangkan sejak awal, yakni menembus 10 besar. Bambang Pamungkas dkk. finis di posisi ke-10 Liga 1 2019, namun itu tak cukup untuk meyakinkan klub.

Tavares mengaku bingung dengan apa yang terjadi di tubuh manajemen klub. Dirinya merasa bahwa ia masih lebih baik dengan pelatih-pelatih sebelumnya meski cuma diberikan kesempatan selama 2,5 bulan saja.

Selain itu, Tavares juga menyebut hubungannya dengan para pemain cukup baik. Yang terpenting, ia mampu menghindarikan Persija dari ancaman degradasi.

"Manajemen klub memang membingungkan. Kita semua ingat bagaimana Stefano Cugurra Teco sukses membawa Persija juara, tetapi dilepas juga," sambungnya.

"Saya tidak tahu apa yang terjadi, hubungan saya dengan pemain bagus, hasilnya juga bagus, saya menyelamatkan Persija, lebih bagus daripada pelatih-pelatih sebelumnya. Selama 2,5 bulan saya bekerja, sebanyak 24 poin saya dapatkan," ujar mantan pembesut Yokohama FC ini.

Video Persija Pilihan


Bisnis Terselubung di Persija?

Presiden Klub Persija, Ferry Paulus memberi keterangan terkait pergantian manajemen di Jakarta, Selasa (14/2). Dengan bergantinya manajemen, Persija berharap prestasi di Liga 1 Indonesia. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Edson Tavares masih tidak tahu persis apa yang menyebabkan dirinya dilepas manajemen. Menurut pengakuannya, ada pengaruh Nirwan Bakrie yang membuat Persija melakukan hal tersebut.

Lebih jauh, Tavares menilai ada bisnis terselubung di Persija. Ia membongkar cara-cara licik oknum agar mendapatkan uang dari sepak bola, khususnya urusan transfer pemain atau pelatih.

"Saya rasa persoalannya adalah saat Persija dikalahkan Bhayangkara FC dan Persebaya. Pak Bakrie marah dan dia langsung bicara kepada manajemen bahwa ia tidak ingin saya sebagai pelatih," aku Tavares.

Lanjut baca

"Itu yang Ferry Paulus ucapkan kepada saya." "Saya tidak percaya 100 persen. Ada bisnis di Persija. Saat proses transfer pemain, pelatih, ada pihak yang diuntungkan karena adanya peredaran uang di sana. Mereka akan mendapatkan komisi uang. Saya benci hal seperti ini," ketusnya lagi.