Indonesian Soccer Awards 2019: Andik Vermansah Kaku saat Jadi Komentator Laga Persebaya

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 11 Jan 2020, 10:15 WIB
Pemain Madura United, Andik Vermansah dan Syahrian Abimanyu, menjadi komentator pada Indonesian Soccer Awards 2019 di Studio Indosiar, Jakarta, Jumat (10/12). Acara ini diadakan oleh Indosiar bersama APPI. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta Bagaimana jadinya jika Andik Vermansah didapuk sebagai komentator sepak bola? Lucu, unik atau kaku?

Indonesian Soccer Awards 2019 menjadi saksinya. Pemain berusia 28 tahun ini mendapat tantangan untuk memandu jalannya pertandingan Persebaya Surabaya, yang merupakan mantan timnya.

Advertisement

Presenter meminta Andik bersama Syahrian Abimanyu tampil di panggung.

Saat keduanya telah berada dalam posisi siap, layar monitor memutar cuplikan ulang gol kedua Persebaya ke gawang Bhayangkara FC pada pekan ke-31 Shopee Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, 8 Desember.

Gol tersebut lahir dari kaki David da Silva yang memanfaatkan umpan mendatar Irfan Jaya. Saat disuruh untuk mengomentari gol tersebut, Andik tersipu malu.

Syahrian yang bersemangat mengomentari gol David da Silva. Gelandang Madura United itu berulang kali berteriak "Jebret! Jebret!", seperti gaya Valentino Simanjuntak.

Andik Vermansah terlihat pasif. Eks pemain Selangor FA itu mungkin tidak terbiasa memandu jalannya laga. Apalagi, di hadapan para tamu penting dan juga ratusan penonton.

2 dari 2 halaman

Persebaya Klub Masa Kecil Andik

Andik Vermansah, hasil keringatnya di Selangor FA berbuah mobil mewah merek Ford yang dipakai saat liburan di Surabaya. (Bola.com/Zaidan Nazarul)

Andik Vermansah dan Persebaya punya ikatan emosional. Hanya, keduanya belum ditakdirkan untuk kembali bersama.

Berulang kali, Andik buka-bukaan ingin kembali membela Persebaya. Namun, harapannya itu belum tercapai. 

Kini, Andik berstatus pemain bebas. Namun, Persebaya bukan tujuannya. Pemain sayap ini malah dikait-kaitkan dengan Bali United.

Berita Terkait